• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Jangan Panik, Pencabutan Subsidi LPG 3 Kg di Batam Masih Wacana

18 January
10:46 2020
0 Votes (0)

KBRN, Batam : Pemerintah berwacana untuk mencabut subsidi gas LPG 3 Kilogram pada pertengahan tahun 2020. Wacana itu seiring program pemerintah untuk meletakkan harga keekonomian tepat sasaran bagi masyarakat. 

Junior Sales Executive LPG Kepri, Willy Handoko mengatakan, Pertamina sifatnya hanya sebagai operator melaksanakan instruksi dari pemerintah pusat. Terkait baik atau tidaknya wacana kebijakan tersebut, Pertamina tidak berani berasumsi karena menyangkut hak pemerintah, pihaknya hanya akan mengikuti instruksi asalkan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya. 

"Kabarnya, sebenarnya bukan pencabutan subsidi hanya saja skemanya tak lagi seperti sekarang, nanti Pemerintahan akan memberikan subsidinya langsung kepada orang, bukan lagi kepada barang, tapi kita masih menunggu pastinya gimana, nantikan ada sosialisasi," ujar Willy Handoko kepada RRI Batam, Jum'at (17/1/2020). 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat resmi terkait perubahan harga dan skema peruntukannya. Aturan tersebut perlu kajian dan mekanisme yang tepat, karena belum ada keputusan kenaikkan. 

"Kita juga masih menunggu kebijakan tersebut, kita juga belum tau, entah itu datanya harus by name by address, sebenarnya LPG 3 Kilogram ini membantu masyarakat, cuma mungkin pemerintah pusat punya tujuan lain demi masyarakat," kata Gustian. 

Gustian melanjutkan, Pemko masih menjalankan sistem lama hingga nanti diturunkannya kebijakan baru. Ia berharap masyarakat tetap tenang, tidak perlu panik untuk membeli "Panic Buying" gas melon dengan jumlah yang banyak dan pangkalan tidak boleh menimbun gas LPG 3 Kilogram. Adapun konsumsi LPG 3 Kilogram untuk Batam 116,4 ton pertahun. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00