• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Jokowi : Tidak Perlu Ide Baru untuk Banjir di Jakarta

18 January
10:42 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Presiden Joko Widodo menyatakan, penanganan banjir di wilayah Jabodetabek sudah diatur dalam masterplan banjir tahun 1973. Kepala Negara mengatakan, dengan menjalankan masterplan tersebut, termasuk diantaranya normalisasi sungai di wilayah hilir dan pembangunan bendungan di wilayah hulu, maka Jabodetabek akan terhindar dari masalah banjir di setiap musim hujan. 

"Udahlah yang di atas urusan pusat. Di tengah, tapi itu baru urusan satu sungai. Misalnya seperti di JKT ada 14 sungai dan semuanya perlu dilebarkan. Karena itu, tanyakan ke Kementerian PU pembagiannya seperti apa, yang di Jawa Barat seperti apa, di Banten seperti apa, dan di Jakarta seperti apa. Dan semua harus satu visi. Karena masterplan-nya banjir untuk Jakarta sebenernya sudah ada. Tahun 1973 sudah ada, harus melakukan apa, sudah ada. Jadi ngga usah ada ide baru, wong masterplan-nya sudah ada kok," papar Presiden Jokowi panjang lebar, di Istana Merdeka pada Jumat (17/01/2020).

Sebelumnya memang ada perbedaan cara pandang antara pemerintah pusat melalui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang menekankan soal pelaksanaan program normalisasi, dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang lebih condong pada ide atau konsep naturalisasi.

Untuk diketahui, saat ini pemerintah pusat tengah mengerjakan dua bendungan di Sukamahi dan Cimahi dan juga merehabilitasi hutan, agara daya tangkap air semakin banyak, sehingga tidak semua air mengalir ke kota.

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00