• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Kasus Pria Pontianak Ini Beda Tipis dengan Reynhard Sinaga

17 January
23:10 2020
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Seorang pemuda penyuka sesama jenis berinisial RL roboh setelah kedua belah kakinya ditembus timah panas Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak akibat berupaya melarikan diri saat ditangkap, Jumat (17/1/2020) malam.

Menurut Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak, Iptu Jatmiko, pelaku dilaporkan telah melarikan 2 (dua) unit sepeda motor dan empat buah telephon genggam milik korbannya.

“Korbannya semua berjenis kelamin laki-laki yang dikenalnya melalui media sosial dan tempat kejadian perkara (TKP) di hotel serta kamar kost milik pelaku. Kami belum bisa memastikan, namun yang jelas korban diajak menginap ke kamar kost dan hotel,” ujarnya. 

Modus RL, pada suatu kesempatan, saat sedang berduaan di dalam kamar kost atau hotel, ketika korbannya pergi ke toilet, pelaku pun menggasak seluruh barang berharga, termasuk sepeda motor milik teman kencannya.

Barang-barang hasil curian dijual pelaku ke daerah Sambas dan Singkawang. Sementara sisanya, sebelum ditangkap, sebagian barang bukti berupa handphone dibuang pelaku di darerah Kota Baru dan Sungai Raya untuk menghilangkan barang bukti.

Namun begitu, saat dilakukan penggeledahan di kamar kost, petugas menemukan satu buah handphone lain, yang diduga milik korban lainnya.

Saat ditanya wartawan, tanpa sungkan lagi pelaku (RL) menyebut dirinya sebagai Bot. Nama itu dalam lingkungan 'kaum'-nya merupakan sebutan untuk 'menjadi perempuan' ketika berhubungan badan dengan sesama jenis (pria). Perilaku ini diakui sudah satu tahun dilakukannya. Berawal dari perkenalan, berkomunikasi intens, hingga berhubungan badan.

Dalam perjalanan petualangannya sebagai Bot atau 'perempuan' dalam berhubungan badan dengan sesama pria, pelaku kesal karena semua pasangannya tak pernah mau berkontribusi dalam bentuk materi, atau dalam arti memberinya uang atau pemberian berharga lainnya. Padahal ia sudah totalitas dan luluh lantak menjadi Bot.

Akhirnya, didasari kekesalannya soal kontribusi materi dari semua teman kencan prianya itu, pelaku lantas menggasak seluruh barang berharga ketika korban lengah dan kelelahan usai berhubungan badan. Cara ini dianggapnya sebagai bayaran korban tehadap dirinya karena sudah bersusah payah menjadi Bot atau 'perempuan'.

Kalau mau membandingkan dengan kasus Reynhard Sinaga, predator sesama jenis asal Depok, Jawa Barat, yang kuliah di Manchester, Inggris, beda tipis. Jika Reynhard menjadi predator pria-pria remaja dengan 'mengerjai' mereka satu per satu. Tapi kalau RL, si pria asal Pontianak ini merelakan dirinya 'dikerjai'. Akan tetapi, sebagai ganti pengorbanannya 'dikerjai' teman kencan, RL mengambil semua barang berharga milik pasangan-pasangannya ketika mereka lengah saat kelelahan menikmati service RL.

Meski demikian, entah beda tipis atau sama, karena sudah ditangkap polisi, atas perbuatannya ini RL dikenakan pelanggaran Pasal 363 KUHP, dengan ancaman pidana di atas lima tahun kurungan penjara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00