• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Luhut Sebut Menhan Prabowo Sudah Beli Kapal Panjang dari Denmark

17 January
22:09 2020
3 Votes (4.3)

KBRN, Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di bawah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah membeli kapal panjang hingga 150 meter atau Ocean Going. Dua menteri ini memang sempat membahas soal pengadaan kapal tersebut beberapa waktu lalu.

“Pak Prabowo saya lihat angkatan laut udah beli Ocean Going, akan beli dari Denmark. Itu memang kapal Ocean Going yang (panjang) 138 meter bisa (sampai) 150 meter. Jadi, itu bisa berlayar Fregat ini di laut bebas. Kita itu selama 72 tahun merdeka belum punya Ocean Going,” kata Luhut di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Setelah pengadaan untuk Kemenhan, selanjutnya kapal jenis ocean going bisa dibeli untuk kebutuhan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Tentu, diperuntukkan mengamankan laut Indonesia.

Nah, sekarang ini nanti kalau Bakamla selesai. Kita juga ingin nanti Bakamla punya seperti itu. Bukan Fregat tapi sekelas kapal supaya kapal coast guard bisa juga berlayar di Natuna, ZEE,” katanya.

Untuk diketahui, Fregat atau Pergata merupakan jenis Kapal Perang yang mampu melakukan pelayaran jarak jauh tetapi dapat juga melakukan pertahanan diri dari serangan musuh.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono juga mengatakan, bahwa Kemenhan sedang menyiapkan realisasi pengadaan kapal patroli laut skala besar. Itu, termasuk di Laut Natuna. Program jangka panjang ini akan menggunakan sumber daya dalam negeri, tak perlu dari luar.

“Bikin koq, kita bikin. Dua, bikin dalam negeri ya. Sama ada dua jenis yang satu Fregat yang satu namanya OVP. Jadi dua sama dua, empat kapal,” kata Trenggono di Istana Negara, Senin (6/1/2020) lalu.

“Oh, industri dalam negeri dong, industrinya,” sambung Trenggono terkait asal negara pembuat kapal.

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00