• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Praktisi Pendidikan : Minat Siswa Indonesia Belajar ke Luar Negeri Tinggi

17 January
16:46 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Praktisi pendidikan Ni Luh Komang Aimee Sukesna mengatakan minat siswa Indonesia untuk studi ke luar negeri sangat tinggi. Tercatat, Indonesia termasuk negara peringkat ke 19 dari 20 negara di dunia yang mengirimkan siswanya untuk belajar ke luar negeri dengan negara yang dipilih siswa Indonesia adalah Singapura. 

"Jadi sekitar 20 ribu mahasiswa Indonesia belajar di Singapura. Kedua, adalah Malaysia, China, Australia dan Mesir, Inggris dan Amerika Serikat. Itu adalah negara terbesar pilihan dari siswa Indonesia," kata Ni Luh Komang, Jakarta, Jumat (17/1/2020). 

Ni Luh Komang juga mengungkapkan, salah satu alasan siswa Indonesia belajar di luar negeri adalah ingin pengalaman dan kemandirian. 

"Kondisi negara yang dituju bisa mengubah mindset dari anak-anak yang akan kuliah di luar negeri. Jadi mereka berkeinginan untuk mendapatkan pengalaman tersebut. Mungkin waktu mereka keluar negeri enggak tahu mau ngapain, belum yakin sure dengan diri mereka sendiri. Tapi ketika ke sana seperti menikmati apa yang mereka lakukan. Itu sangat berubah sekali, personalitinya berubah, kemampuannya berubah dan perilakunya berubah, karena dia lebih independen juga," terang Ni Luh Komang yang juga Head of Campus UIC College BSD. 

Ni Luh lanjut menuturkan, dari siswa Indonesia yang belajar di luar negeri, banyak menjadi tenaga kerja siap pakai dan dapat terjun di dunia kerja, serta menjadi very competent dan siap pakai.  

Di sisi lain, dirinya menjelaskan, dalam simulasi biaya studi di Inggris, misalnya, yang mencakup tuition fee, biaya hidup selama masa studi tiga tahun, jumlah uang yang dibutuhkan mencapai Rp 1,35 miliar. Namun dengan program UIC yakni dua tahun di Indonesia dan satu tahun di Inggris, jumlah biaya pendidikan bisa ditekan hingga Rp 685 juta. Dengan begitu ia mengingatkan, siswa Indonesia agar tak salah dalam memilih universitas di luar negeri. 

"Buat anak yang mau mengambil pendidikan tinggi, satu hal coba untuk pelajari diri sendiri lebih dalam, pemilihan universitas, negara sangat-sangat penting," ungkapnya. 

Perlu diketahui, UIC College memberikan program pendidikan yang menggunakan kurikulum Pearson BTEC HND & HNC, Inggris dan juga UTS Insearch, Australia yang disebut dengan University Pathway dan Fast Track Program.

Melalui program University Pathway dan Fast Track Program di UIC College siswa dapat melakukan efisiensi dan percepatan kuliah.

“Siswa menjalani masa studi di UIC College selama kurang lebih satu sampai dengan dua tahun di Indonesia kemudian melanjutkan ke jenjang sarjana Universitas di Inggris atau di negara-negara terkemuka lainnya,” tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00