• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sopir Bus Ugal-Ugalan Hantam Bokong Truk Gandeng, Satu Tewas, 9 Terluka

16 January
15:30 2020

KBRN, Sragen : Satu orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka pada kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Solo-Kertosono, tepatnya km 544 B, Sambungmacan, Sragen, Kamis (16/1/2020) dini hari.

Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas), bus sempat kejar-kejaran dari arah Madiun. Informasi yang dihimpun RRI menyebutkan, bus pariwisata 88 Trans asal Jawa Timur menggasak bagian belakang truk gandeng di Jalan Tol Solo- Kertosono yang berjalan di lajur yang sama. Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. 

Bus diketahui berplat nomor P-7188-UL membawa rombongan wisata dari Jember dan hendak menuju Yogyakarta. Bus menggasak truk gandeng plat nomor AG-8896-UT, yang dikemudikan Sugeng Riyanto (38) Warga Kedungwaru Tulungagung. 

Sopir bus, Bambang Sudarmanto (57) asal Kaliwates Jember meninggal di tempat kejadian dengan luka parah, sementara kernet bus, Abdul (22) warga Lumajang mengalami luka serius. 

Salah seorang saksi mata bernama Nunk mengaku, saat memasuki gerbang tol Madiun sudah mendapati tiga bus kejar-kejaran dari arah timur. Warga Solo itu mengatakan, sesampainya di KM 544 salah satu bus tersebut terlibat kecelakaan menabrak truk gandeng dari belakang. 

"Tiga bus itu sudah balapan dari Madiun. Entah gelap atau injak rem tidak sampai, salah satu itu menabrak bokong truk gandeng. Bagian depan bus rusak parah," ungkapnya kepada RRI, Kamis (16/1/2020).

Akibat lakalantas tersebut, ruas lajur tol ke arah Jakarta sempat tersendat lebih dari setengah jam. Proses evakuasi memakan waktu cukup lama. 

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto membenarkan bahwa sopir bus, Bambang Sudarmanto (57), warga Kaliwates, Jember, Jatim, tewas di lokasi kejadian. Korban meregang nyawa akibat terjepit bodi bus yang ringsek. Sementara sembilan penumpang lainnya dilarikan ke rumah sakit. 

"Bus oleng menabrak body truk dari belakang sopir meninggal di tempat dengan luka parah. Kemungkinan besar sopir mengantuk," ujar Kasat Lantas AKP Sugiyanto.

Sementara, Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengungkapkan korban meninggal dengan kondisi luka-luka di bagian kepala dan kaki.  Korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Sragen. Selain korban tewas, 9 penumpang yang mengalami luka dirawat di dua rumah sakit berbeda. Tiga korban dibawa di RSUD Sragen, sementara enam korban lain dibawa ke RS Amal Sehat.

  • Tentang Penulis

    Mulato Isha'an

    Mulato Isha'an RRI Surakarta<br />

  • Tentang Editor

    Miechell Octovy Koagouw

    Miechell Octovy Koagouw Editor RRI

00:00:00 / 00:00:00