• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Anggota DPR Minta Kasus ASABRI Segera Ditindaklanjuti

14 January
17:17 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri bidang Koordinator Politik Hukum dan Keamanan-Menkopolhukam-Mahfud MD mencium ada ketidakberesan dari BUMN asuransi ASABRI. Menteri Mahfud menyebut ada dugaan korupsi hingga Rp 10 triliun dari yayasan yang dikumpulkan dari para prajurit TNI itu.

Anggota Komisi VI DPR RI, Diah Pitaloka mengatakan kasus yang membelit ASABRI sebenarnya sudah lama terjadi. Indikasi-indikasi ketidakberesan sudah terkuak hampir sepuluh tahun bahkan sudah ada peringatan namun tidak ditindaklanjuti secara serius.

"Kemungkinan Jiwasraya, ASABRI, bukannya kemungkinan lagi tetapi memang datanya sudah ada, beberapa tahun lalu juga sebenarnya ASABRI sudah ada kasus tetapi karna tidak ada tindakan hukum yang tegas," ujarnya kepada RRI, Selasa (14/1/2020).

Dia berharap penyelesaian kasus ASABRI atau Jiwasraya, tidak hanya dengan bailout tetapi ada penegakan hukum yang tegas. Politisi PDIP itu mendorong pasca kasus di Jiwasraya dan ASABRI, ada audit secara menyeluruh atas kinerja semua asuransi plat merah.

Sementara itu, Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, Efendi Simbolon mengatakan ia belum mengetahui kasus ini masuk dalam skandal masalah manajemen atau teknis lainnya. Karena sudah cukup lama mendengar pengelohahan BUMN sendiri perusahaan asuransi BUMN searah dengan kelemahan dengan hal pengelohan anggaran investasinya. 

"Seharusnya kita dapat memilah antara kebijakan korporat dengan kebijakan dengan nuansa kriminal atau bisa mengarah ke tindak pidana korupsi yang bisa merugikan negara," ujar Efendi saat diwawancarai Pro 3 RRI , Selasa (14/1/2020).

Selain itu, seharusnya ASABRI mendukung atau menopang dari sisi prajurit TNI sendiri yang masih kurang, karna dana yang mereka himpun itu datang dari prajurit sendiri. Karena yang ia lihat cukup prihatin dari sisi kasus ini. (foto : istimewa)

00:00:00 / 00:00:00