• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Mie Ayam Wajan Khas Nganjuk, Sensasi Unik dan Nikmat

10 January
12:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Jika Makan mie ayam di mangkok sudah biasa. Tapi bagaimana jika makan mie ayam yang disajikan dengan wadah wajan? Tentu ada sensasi berbeda dengan makan mie ayam pada umumnya. Untuk mengetahui sensasi dan perbedaan rasanya, Anda bisa datang ke warung mie ayam wajan, di kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Berada di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, warung mie ayam ini tampak berbeda dengan umumnya, dari namanya sudah tertulis, Mie Ayam Wajan.

Menurut salah satu pembeli bernama Ina, setiap pelanggan yang datang akan dipersilakan memesan menu yang disediakan. Bagi pembeli yang baru pertama kali datang, akan terkejut dengan suguhan mie ayam yang disajikan dalam sebuah wajan.

"Kalau saya ke sini sudah kedua kalinya, jadi gak kaget kalau mie ayam disajikan dalam wajan. Dulu awal ke sini saya heran koq disajikannya seperti itu? Tapi semua petugasnya ramah," ujar Ina saat dimintai penjelasan oleh RRI, Jumat ( 10/01/2020).

Wajan yang digunakan penjual ukurannya tidak terlalu besar, sehingga pembeli tidak kesulitan saat makan di atas meja.

Mie ayam ini cara masaknya tidak jauh berbeda dengan mie ayam pada umumnya. Bedanya, mie ayam ini disajikan di wajan yang biasanya digunakan untuk menggoreng sesuatu. Selain itu, mie ayam di sini ditambahi sambal kental, bukan encer seperti yang lainnya. Sehingga, selain merasakan sensasi makan mie di wajan, pembeli juga merasakan mie ayam yang lengket dengan sambal kental.

Rasa pedas juga terasa di mie ayam wajan ini, sehingga para pembeli tak perlu khawatir mencari sambal lagi di tempat ini. Menu juga bervariasi, diantaranya topeng ceker dan topeng sayap, serta original extra pedas.

Mie Ayam Wajan ini adalah satu-satunya di Nganjuk, baru dibuka sejak empat bulan lalu, dan belum membuka cabang sama sekali. (Foto: istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00