• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Grebeg Sudiro Meriahkan Imlek di Solo, Bersinergi Merawat Kebhinekaan

9 January
22:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : Grebeg Sudiro bakal kembali digelar di Kota Solo mulai 15-25 Januari 2020. Tradisi yang mencerminkan akulturasi budaya berbagai etnis di Kota Bengawan, bakal menampilkan kearifan lokal yang telah lama berlangsung di Kelurahan Sudiroprajan

Sejumlah 60 Kelompok seni dipastikan turut memeriahkan Karnaval Grebeg Sudiro 2020 pada Minggu 19 Januari mendatang. Kegiatan ini untuk memeriahkan dan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Solo. 

Setidaknya 4000 kue keranjang akan dengan bentuk miniatur Balaikota dan Keris menjadi icon karnaval akulturasi budaya dengan tema Bersinergi Merawat Kebhinekaan ini.

Karnaval budaya Grebeg Sudiro  akan diarak menyusuri kawasan Sudiroprajan, Pasar Gedhe, dan Klenteng Tien Kok Sie. Selain itu 60 kelompok akan mempertunjukkan seni dan budaya. Seperti 11 Jodang berisi makanan dari seluruh RW di Sudiroprajan, termasuk gunungan sayur-mayur dari pedagang pasar Gede Solo. 

Kepada Wartawan di Kelurahan Sudiroprajan, Ketua Panitia Grebeg Sudiro Arga Dwi Setyawan mengatakan, kearifan lokal yang terkait dengan kebudayaan memiliki arti penting untuk menjaga keberlanjutan dan kelestarian kebudayaan. Terlebih lagi di tengah-tengah modernisasi global yang dalam kenyataannya dapat menggesesr nilai budaya lokal. 

"Kegiatan ini diselenggarakan warga Jawa dan keturunan warga Tionghoa yang sudah membumi di Kota Solo sejak ratusan tahun silam. Grebeng Sudiro merupakan keberagaman karya budaya yang dilatarbelakangi perbedaan geografis, etnik, agama, kepercayaan yang memberikan kekayaan warna Indonesia dalam Bhineka Tunggal Ika," jelasnya.

Sementara itu Tokoh Masyarakat Sudiro Prajan Lilik Kristanto mengatakan, Grebeg Sudiro merupakan event tahunan yang diadakan oleh seluruh warga kelurahan Sudiroprajan Klenteng Tien Kok Sie dan Pasar Gede yang terselenggara sejak 2008 silam. Grebeg Sudiro yang dilatarbelakangi pertalian kebudayaan Jawa-Cina melahirkan budaya baru di Solo. 

“Grebeg Sudiro merupakan kegiatan tahunan yang diadakan seluruh warga Sudiroprajan, Klenteng Tien Kok Sie dan Pasar Gede,” terangnya.

Selain Karnaval Budaya Grebeg Sudiro perayaan Imlek tahun ini juga diwarnai Umbul Matram, Wisata Perau Hiasdan Bazar Potensi, dan Pentas Seni. "Umbul Mantram pada intinya adalah doa bersama sebelum memulai acara Grebeg Sudiro. Sehingga diberikan keberkahan dan keselamatan dalam acara,” kata Arga Dwi Setyawan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00