• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

BUMN Ini Layani Pengumpulan Limbah Elektronik Lewat Aplikasi

18 December
15:27 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang logistik, PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, menyediakan inovasi layanan jasa yang membantu memudahkan masyarakat untuk membuang ataupun mengeluarkan barang bekas elektronik yang telah rusak ataupun tidak terpakai melalui aplikasi yang dinamakan BGR Access. Barang-barang tersebut dapat berupa kipas, kulkas, televisi, dan sebagainya.

Masyarakat akan dilibatkan untuk mengumpulkan sampah-sampah elektronik ke pengepul terdekat dengan mendeteksi lokasinya melalui BGR Access lalu mengantarkannya ke mitra terdekat, atau dapat menaruhnya di depan rumah untuk diambil langsung oleh pihak BGR Logistics. Adapun mitra BGR Access dapat berupa perorangan, kelompok usaha, ataupun kelompok UMKM. Sedangkan untuk pengambilan barang, BGR Logistics telah bekerja sama dengan sejumlah pihak swasta di bidang jasa layanan antar.

"Biasanya masyarakat harus jalan ke pasar loak atau mall, jadi ada effort untuk jual barang bekas. Pakai aplikasi ini hanya di rumah, nanti kami yang jemput barangnya," ujar Direktur Utama BGR Logistics ditemui di Sinergy Lounge, Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (18/12/19).

Lebih lanjut Kuncoro mengatakan, nantinya masyarakat ataupun pengepul (mitra) yang menyalurkan sampah elektronik akan mendapatkan kompensasi dari perusahaan berupa uang yang dapat ditransfer melalui rekening bank. Nilai yang akan dibayarkan disesuaikan dari harga rata-rata per kilogram barang di mitra pengepul.

"Jadi kita hitung kilogramnya, bukan teknologinya. Sebab kalau rusak langsung kami hancurkan lebur menjadi emas, perak, dan tembaga," kata Kuncoro.

Adapun aplikasi BGR Access dimaksudkan untuk mengatasi masalah sampah limbah elektronik yang sudah menumpuk di Indonesia. Sebab diketahui, di Indonesia sendiri terdapat 1,2 juta ton sampah limbah elektronik per tahunnya. Sementara di Jakarta terdapat 2,7 ribu ton sampah limbah elektronik per tahun.

Meski baru berjalan sejak diluncurkan pada 21 November 2019, perusahaan menargetkan lebih dari 100 ribu pelanggan di tahun 2020. Sebagai informasi, aplikasi BGR Access baru bisa diakses di Android. Layanannya pun baru tersedia di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi. Ke depan, perusahaan bakal memperlebar layanan ke Bandung dan Surabaya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00