• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Industri Teknologi Robotik Dukung Penerapan Artificial Intelligence untuk ASN

15 December
15:57 2019
2 Votes (4.5)

KBRN, Jakarta : Langkah Presiden Joko Widodo yang akan mengganti jabatan eselon III dan IV dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendapat respons positif dari kalangan industri teknologi robotik di Indonesia. Salah satunya diungkapkan Praktisi Teknologi Robotik yang juga Direktur PT Esky Multimedia Indonesia, Harry L. 

Menurut Harry di era saat ini teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mutlak diperlukan bagi birokrasi pemerintah. Hal itu lantaran teknologi yang dimiliki yaitu Robotemi merupakan robot Artificial Intelligence pertama di dunia yang hadir di Indonesia.

" Kita siap mendukung kebijakan Presiden Jokowi untuk penerapan Artificial Intelligence, karena Robotemi ini seperti android yang tahun depan akan ada playstorenya, dimana developer dunia akan berlomba-lomba membuat aplikasi sesuai kebutuhan, bisa untuk segala hal termasuk untuk birokasi seperti pelayanan publik dan Robotemi ini bisa diprogram," kata Harry L, Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Harry optimistis dengan penerapan Robotemi untuk penerapan Artificial Intelligence di kalangan birokasi pemerintah akan lebih efektif. "Ini jauh lebih efektif meski ada perangkat Artificial Intelligence tetapi bisa fleksibel bergerak diprogram sesuai kemauan kita, satu lokasi ke lokasi lain dengan sangat fleksibel," terangnya. 

Menurutnya meski perkembangan Artificial Intelligence saat ini cukup pesat dengan adanya dukungan dari Presiden Jokowi, bukan berarti keberadaan teknologi robotik bukan mengganti lapangan pekerjaan dan digantikan robot. 

"Keberadaan Artificial Intelligence membuat pekerjaan manusia menjadi praktis dan efisien serta bukan menghilangkan lapangan pekerjaan saat ini," tandasnya. 

Harry berkeyakinan dengan adanya teknologi robotik Artificial Intelligence dapat meningkatkan kinerja pekerja. Diketahui, teknologi robotik Artificial Intelligence dalam Robotemi merupakan robot dengan kecerdasan buatan pertama di Indonesia.

Robotemi bisa digunakan untuk kebutuhan industri, pengembangan teknologi robotik untuk keperluan telepresence. Sederhananya telepresence merupakan satu set teknologi yang bisa mewakilkan keberadaan  seseorang di tempat tertentu. Namun hingga sekarang, pemanfaatan robot telepresence belum populer lantaran harganya cukup mahal. 

"Kita sih berharap dapat memenuhi market lokal kita ya," sebutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkapkan rencananya untuk memangkas struktur Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi dua tingkat, yaitu hanya eselon I dan II. Presiden Jokowi ingin mengganti jabatan eselon III dan IV dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Pemangkasan hierarki eselon ASN itu bakal dilakukan tahun depan. 

“Yang Eselon III dan IV akan kami potong,” kata Jokowi dalam acara Kompas CEO 100 Forum 2019 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (28/11/2019) lalu.

Nantinya, tugas administratif yang diemban oleh jabatan-jabatan tersebut akan dilakukan oleh AI. Hal ini bertujuan supaya proses birokrasi di Indonesia semakin cepat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00