• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Banjir Solsel, Satu Mapolsek Terendam

13 December
13:20 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) sejak Jumat (13/12/2019) pagi, membuat salah satu kantor Polsek juga ikut terendam air. Banjir yang mencapai setengah meter tersebut berada di Mapolsek Sungai Pagu dan rumah dinas polisi.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Imam Yulisdianto mengatakan, selain rumah warga, satu unit kantor dan rumah dinas kepolisian juga terdampak banjir. Pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap kediaman personel yang terdampak. “Ketinggian air hampir satu meter, di kantor Polsek Sungai Pagu. Ketinggian air mencapai 50 centimeter," katanya.

Meski demikian, menurutnya Polsek masih beroperasi, tapi konsentrasi polsek dibackup polres. Untuk membantu proses evakuasi banjir pada masyarakat, pihaknya telah menurunkan ratusan personel untuk membantu evakuasi warga. Para personel dibagi ke beberapa wilayah yang terdampak lokasi banjir. “Personel semua kami kerahkan, ada 150 personel kami bagi ke lokasi banjir,” ujar Imam.

Terkait tahanan, kata Imam tahan sedangtidak dihuni tahanan, namun sebelumnya terdapat dua tahanan di Polsek Sungai Pagu.

"Tahanan telah diserahkan ke kejaksaan karena berkas dua tahanan tersebut telah tahap dua," ungkapnya.

Menurutnya, banjir terjadi akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, membuat aliran sungai meluap. 

"Kami sekarang fokus untuk evakuasi warga yang terdampak, meskipun kantor dan rumah dinas kami juga terendam,” tuturnya.  

Sementara itu, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, wilayah terdampak di antaranya Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauh Duo. Hingga kini, dikabarkan 9 unit rumah warga hanyut dan satu jembatan putus.

Diperkirakan, 1.000 unit rumah warga juga terdampak dari banjir tersebut. Ketinggian debit air mencapai 30 hingga 120 centimeter. BPBD hingga unsur TNI dan Polri telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00