• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Khawatir Hilangkan Barang Bukti Tipikor, Kades di Klaten Akhirnya Ditahan Kejari

4 December
06:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Klaten : Kejaksaan Negeri Klaten akhirnya menahan Kades Gedaren Jatinom Klaten  Sri Waluya di lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klaten,  Selasa (3/12/2019) sore. Penahanan terhadap tersangka dilakukan hingga 20 hari  ke depan.

"Tadi siang sekitar Jam 15.00, Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Klaten melakukan penahanan jenis Rutan terhadap diri Sri Waluya Kades Gedaren periode  2019-2025," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Edi Utama melalui Kasi Pidana Khusus Ginanjar Damar Pamenang  kepada RRI.

Kejaksaan Negeri Klaten telah  menetapkan Sri  Waluya sebagai tersangka sejak 30 Oktober 2019 lalu dalam kasus dugaan korupsi APBDes tahun 2018. Tersangka melanggar pasal 2 junto pasal 3 UU Tipikor.

"Ancaman satu  sampai 20 tahun penjara," tambah  Ginanjar.

Penahanan  terhadap Kades Gedaren Jatinom Klaten tersebut dilakukan secara obyektif ancaman pidana diatas lima tahun. Alasan penyidik menahan Kades karena khawatir yang bersangkutan akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya.

"Alasannya secara obyektif ancaman pidana atas perbuatan  yang dilakukan tersangka lebih dari lima tahun dan alasan subyektif. Penyidik khawatir tersangka akan mengulangi perbuatan, melarikan diri dan  menghilangkan barang bukti," tegas Ginanjar.

Ketika disinggung tentang nilai dugaan korupsi, kembali Ginanjar menyatakan bahwa saat ini masih dilakukan penghitungan. Penghitungan kerugian tersebut dilakukan oleh inspektorat.

"Ya, penghitungannya kita minta bantuan dari auditor, dari Inspektorat," kata Ginanjar Damar Pamenang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00