• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ingin Merubah Nasib, Arif Berangkat Transmigrasi ke Luar Jawa

2 December
21:04 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Arif Agung Rohmadi usia 22 tahun, memutuskan berangkat transmigrasi ke Bulungan Kalimantan Utara, setelah ia sulit mendapat pekerjaan layak di Kabupaten Bantul. Penghasilannya sebagai buruh serabutan, tidak cukup untuk menghidupi seorang istri dan dua anak balitanya.

Warga Pedukuhan Sukorame, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul itu, ingin merubah nasib sebagai petani, karena difasilitasi dua hektar lahan di lokasi transmigran.

"Ya kan disini mencari lapangan kerja sudah susah, disana kan nanti dikasih lahan pekerjaan buat kerja sendiri,” katanya di Bantul, saat mengikuti acara pelepasan calon transmigran, di Balai Transito Bantul, Senin (02/12/2019).

"Ikut pelatihan disini (Bantul), pendaftaran dulu baru pelatihan, seleksi kemarin disini, sebelumnya kerja serabutan, dapat pelatihan bercocok tanam dan segala macam, ya di sana nanam sayur dulu mungkin," tambahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Sulistyanto menyebut, setiap kepala keluarga transmigran, yang berpendidikan mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, mendapat modal awal 10 juta rupiah dari APBD.

”Tentunya mereka bisa membeli perabot rumah tangga disana, karena dengan naik pesawat kan tidak bisa membawa alat-alat itu, kedua harapannya bisa untuk modal usaha, mungkin bisa buka warung, atau bisa membeli bibit pertanian di sekitar rumah,” katanya.

Ia juga tidak akan lepas tangan, terhadap nasib para transmigran dari Bantul, begitu mereka sampai ke lokasi tujuan. Monitoring rutin akan dilakukan, untuk mencari solusi jika muncul masalah di lapangan.

”Kalau mereka ada masalah, kita bisa jadi fasilitator, antara pemda penerima dan pusat, termasuk Provinsi DIY, yang sering terjadi itu keterlambatan pembukaan lahan usaha, karena tak jarang lahan usaha ini harus membuka hutan dan sebagainya,” lanjut dia.

Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono mengangkat bendera start, saat melepas langsung keberangkatan para transmigran ke lokasi penampungan sementara di Balai Transito DIY, Tegalrejo Kota Yogyakarta. Ia pun menghimbau, agar mereka bisa menyesuaikan diri, saat berada lingkungan yang baru.

”Jadi bapak ibu nanti menyesuaikan diri dengan orang-orang sana (Bulungan, red) saya dimana-mana kita selalu hidup bersama, gotong-royong dengan tetangga,” terangnya.

Rencananya, 10 kepala keluarga transmigran dari Kabupaten Bantul, bersama transmigran dari wilayah lain di DIY, yang berada di penampungan sementara, akan diberangkatkan serentak ke lokasi tujuan masing-masing, pada tanggal 4 Desember.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00