• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tim Internal Jokowi Terus Cari Sosok Terbaik untuk Dewas KPK

2 December
15:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Presiden Joko Widodo masih terus melakukan proses penyaringan terkait Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Awalnya Presiden memberi target pada awal Desember sudah ada bayangan siapa yang akan menjadi anggota Dewan Pengawas KPK. 

Namun demikian, hingga hari ini, Senin (02/12/19) masih belum ada kejelasan mengenai siapa saja yang akan menjadi anggota Dewas KPK. 

Kepala Negara mengatakan, bahwa proses penyaringan yang dilakukan oleh Tim Internal-nya masih terus dilakukan, karena mencari sosom figur yang memiliki integritas yang baik, memiliki track record positif, dan memiliki latar belakang yang cocok dengan tugas dan pekerjaannya nanti. 

"Yang jelas kita ingin memilih tentu saja yang memiliki track record yang baik, integritas yang baik, memiliki pengalaman di bidang hukum pidana, juga mungkin yang berkaitan dengan audit pemeriksaan untuk sebuah pengelolaan keuangan yang penting,” jelas Presiden ketika ditemui di Istana Merdeka pada Senin (02/12/19). 

Jokowi menyampaikan, dirinya bersama dengan Tim Internal masih terus mendengarkan masukan dari semua pihak untuk Dewas KPK ini. 

"Kan masih dalam proses penyaringan oleh Tim Internal di Kementerian Sekretariat Negara. Jadi belum ada proses finalisasi. Masih (mendengarkan masukan), masukan-masukan yang sangat banyak," imbuhnya.

Dewan Pengawas KPK antara lain bertugas untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberikan izin atau tidak memberikan izin penyadapan, penggeledahan, penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan dan pegawai KPK, menerima dan laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai dan Lainnya. Pasal 69A ayat (I) UU No 19 tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK menyatakan, Ketua dan Anggota Dewan Pengawas untuk pertama kalinya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden republik Indonesia. (PR/Foto:BiroPers)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00