• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Panggil Anggota DPRD Yogyakarta, dalam Kasus Suap PUPKP

2 December
12:58 2019
0 Votes (0)

KBRN,Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi, salah satunya anggota DPRD Yogyakarta dan satu dari swasta yang juga mantan anggota DPRD Yogyakarta dalam kasus dugaan suap lelang proyek pada dinas Perkerjaan Umum, dan Perumahan, Kawasan, Permukiman di Yogyakarta untuk tersangka Eka Safitra.

Satu anggota DPRD yang akan diperiksa adalah Emanuel Ardi Prasetya dan dua pihak swasta Hasan Widagdo Nugroho. Sedangkan, mantan anggota DPRD yang diperiksa adalah Febri Agung Herlambang.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ES (mantan Jaksa pada Kejaksaan Negeri Yogyakarta, yaitu Eka Safitra," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/12/2019).

Meski berstatus anggota DPRD dan mantan anggota DPRD, Hasan dan Febri akan diperiksa atas statusnya sebagai pihak swasta. Sedangkan, Emanuel diperiksa atas statusnya sebagai anggota DPRD Yogyakarta.

Belum diketahui apa yang akan didalami dalam pemeriksaan terhadap ketiga tersangka tersebut. Diberitakan, penyidik KPK menetapkan jaksa Eka Safitra dan seorang jaksa pada Kejaksaan Negeri Surakarta Satriawan Sulaksono sebagai tersangka atas kasus dugaan suap terkait lelang pengadaan rehabilitasi saluran air hujan di Jalan Supomo, Yogyakarta senilai Rp 10,89 miliar. Dalam perkara ini, penyidik KPK juga telah menetapkan Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri (MAM) Gabriella Yuan Ana sebagai tersangka.

Jaksa Satriawan berperan mempertemukan Jaksa Eka dengan Gabriella untuk membahas strategi pemenangan lelang. Tujuannya agar perusahaan Gabriella yang menjadi pemenang lelang proyek.

Jaksa Eka selaku tim TP4D Kejari Yogyakarta lalu mengarahkan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Yogyakarta Aki Lukman Nor Hakim menyusun dokumen lelang dengan memasukkan syarat adanya Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) dan penyediaan tenaga ahli K3.

Pada 29 Mei 2019, perusahaan Gabriella pun diumumkan sebagai pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 8,3 miliar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00