• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Bandara Husein Sastranegara Bandung Jadi Pusat Penerbangan dan Bengkel Pesawat Turboprop

1 December
16:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : PT Angkasa Pura II (Persero) mengimplementasikan konsep multi-airport system di 4 bandara yaitu Husein Sastranegara Bandung, BIJB Kertajati, Halim Perdanakusuma Jakarta dan Soekarno-Hatta Cengkareng.

"Di dalam konsep itu, setiap bandara memiliki strategi bisnis dan potensi masing-masing sehingga saling mendukung, misalnya Bandara Husein Sastranegara di Bandung yang menjadi hub bagi penerbangan pesawat baling-baling (turboprop/propeller) untuk rute di dalam Jawa, dan luar Jawa," ungkap President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin saat meninjau kesiapan Bandara Husein Sastranegara untuk menjadi bandara hub Turboprop/propeller, Jalan Pajajaran Cicendo Kota Bandung, Minggu (1/12/2019).

Menurut Awaluddin,   lokasi dan luas kawasan Bandara Husein Sastranegara sangat mendukung untuk menjadi bandara hub bagi penerbangan pesawat turboprop/propeller yang berlaku mulai 1 Desember 2019.

"Kami akan menjadikan Husein Sastranegara sebagai bandara yang mendukung operasional pesawat turboprop/propeller dengan menghadirkan berbagai rute penerbangan, baik itu berjadwal maupun tidak berjadwal," ujarnya.

Selain itu, PT Angkasa Pura II juga mengupayakan agar Bandara Husein Sastranegara dapat optimal mendukung penerbangan general aviation untuk pariwisata dan lain sebagainya.

Ia menambahkan, dengan menjadi hub penerbangan pesawat turboprop/propeller maka Bandara Husein Sastranegara dapat menjadi penghubung konektivitas pariwisata nasional.

Selain menjadi hub penerbangan turboprop/propeller, Bandara Husein Sastranegara kedepannya juga diproyeksikan menjadi pusat bengkel pesawat atau MRO (maintenance, repair, overhaul) bagi pesawat-pesawat turboprop/propeller.

Saat ini PT Angkasa Pura II tengah membahas secara intensif terkait rencana pembangunan kawasan MRO tersebut dengan PT Dirgantara Indonesia.

"Kami ingin membangun ekosistem pesawat turboprop/propeller di Bandara Husein Sastranegara, selain dapat semakin mengoptimalkan armada pesawat turboprop/propeller di Indonesia, kami juga berharap konektivitas nasional dapat semakin luas khususnya ke sejumlah daerah yang selama ini masih belum terjangkau penerbangan," jelasnya

Sebagai hub turboprop/propeller, Bandara Husein Sastranegara akan mendukung Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, yang fokus melayani penerbangan pesawat jet berbadan sedang (narrow body) dan berbadan lebar (wide body).

Sementara itu Bandara Kertajati, Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Soekarno-Hatta akan saling mendukung sehingga setiap bandara tersebut dapat beroperasi secara efektif dan efisien serta optimal dalam mendukung perekonomian dan pariwiwata nasional.

"Melalui konsep multi-airport system maka lalu lintas penerbangan dan penumpang akan terdistribusi dengan baik, di mana keempat bandara tersebut saling mendukung satu sama lain," pungkasnya.

Sementara Eksekutif General Manajer Bandara Husein Sastranegara Bandung Andika Nuryaman menjelaskan ketika nanti Tol Cisumdawu sudah bisa dioperasikan semua penerbangan yang menggunakan pesawat jet dialihkan ke Kertajati, termasuk pesawat untuk penerbangan Internasional.

"Bandara Husen hanya melayani pesawat jenis propeller yang mengunakan baling-baling," ujarnya.

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00