• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Mantan Anggota DPR RI Dipanggil KPK, Saksi Tersangka Soetikno Soedarjo

19 November
11:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan memanggil Chandra Tirta Wijaya mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  Republik Indonesiia. Pemanggilan Chandra duduga terkait kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap yang melibatkan tersangka  Emirsyah Satar, mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Garuda Indonesia.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta menjelaskan Chandra dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Soetikno Soedarjo. 

"Yang bersangkutan (Chandra) dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka SS (Soetikno Soedarjo)," kata Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

KPK dalam kesempatan ini juga memanggil 2 orang saksi lainnya, masing-maaing Direktur Utama (Dirut) PT. Indonesia Advisory Duta Solusindi Andri Budhi Setyawan dan satu orang pihak swasta atas nama Emmy Ridarty Sumangkut.

Kedua orang itu menurut Febri  rencananya juga akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Soetikno Soedarjo.

Sementara itu sebelumnya pemyidik KPK telah menetapkan Soetikno bersama mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai tersangka suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat.

KPK menduga Soetikno sebagai beneficial owner Connaught International Pte Ltd diduga memberikan suap ke Emirsyah.

KPK menduga suap yang diterima Emirsyah dari Soetikno itu dalam bentuk uang dan barang. Duit yang diduga diterima Emirsyah sebesar 1,2 juta euro dan 180 ribu Dolar Amerika (USD).

Tersangka Emirsyah diduga juga telah menerima suap dalam bentuk barang dengan total nilai 2 juta USD, Barang-barang properti tersenut tersebar di Singapura dan Indonesia.

KPK juga menetapkan  Emirsyah dan Soetikno sebagai tersangka kasus perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Penyidik KPK juga menjerat Hadinoto Soedigno mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia periode 2007-2012 sebagai tersangka dalam kasus dugaan TPPU.

KPK juga mendalami beberapa temuan baru, seperti dugaan pemberian uang dari Soetikno ke Emirsyah dan Hadinoto untuk membayar sejumlah aset. Aset yang dimaksud antara lain rumah hingga uang di rekening di luar negeri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00