• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Kontingen Bondowoso Siapkan 19 Atlet di Pospenas 2019

18 November
13:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bondowoso : Setelah berhasil Juara 3 perolehan medali pada kejuaraan Pospeda (Pekan Olah Raga Seni Pondok Pesantren Daerah) 2019 dimana kontingen Bondowoso meraih 7 emas, 3 perak dan 7 perunggu, kali ini kontingen Bondowoso akan mengirim 19 atlit untuk bertarung kembali pada kejuaraaan Pekan Olah Raga Seni Nasional (Pospenas) yang akan digelar pada tanggal 24 November sampai 1 Desember 2019 di Bandung.

Ketua Kontingen Bondowoso sekaligus Kasi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Bondowoso Suharyono, kepada RRI, Senin (18/11/2019) mengatakan, 19 atlit tersebut merupakan hasil seleksi atlit pada kejuaraan Pospeda dari empat cabang olah raga diantaranya 3 atlit dari cabor seni dan 16 atlit lainnya berasal dari cabor hadang (gobak sodor) 9 atlit, Voli 4 atlit, Pencak Silat satu atlir dan Atletik 3 atlit.

“Gobak Sodor (hadang) paling banyak mengirim atlit karena terdiri dari putra dan putri,” jelasnya.

Mengenai peluang Bondowoso dalam kejuaraan Pospenas 2019, Suharyono optimis bisa meraih hasil maksimal terutama pada cabor gobak sodor atau hadang, pencak silat dan atletik. 

“Mohon doanya semoga dapat hasil yang membanggakan karena kita memiliki pelatih yang handal dan fisik yang mendukung,”katanya.

Saat ini pihaknya sedang melakukan berbagai persiapan sebelum pelaksanaan Pospeda dimulai. Sebanyak 16 atlit cabang olah raga saat ini sudah masuk dalam tahap pelatihan dan pembinaan di asrama haji Sukolilo Surabaya. “ Sementara 3 atlit seni baru masuk asrama haji tanggal 22 November untuk dikarantina,”sambungnya.

Data yang dihimpun RRI, 19 atlit yang akan dikirim pada kejuaraan Pospenas akan berlomba pada enam cabang olahraga antara lain olah raga atletik, voli, futsal, senam santri, hadang (gobak sodor) dan pencak silat. Sedangkan olah raga seni terdapat 9 cabang seni diantaranya kaligrafi, hiasan mushaf, cipta dan baca puisi Islami, pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa Indonesia, seni lukis Islami, hadrah dan stand up comedy Islami. 

“Mereka berasal dari beberapa Pondok Pesantren yang salah satunya berasal dari Pondok Pesantren Manbaul Ulum asuhan Bupati Salwa Arifin,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00