• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Korban Gempa Mayau Dapat Bantuan Kemanusiaan

18 November
10:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ternate: PT. Antam Tbk Ternate-Manado menyalurkan Bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) di Kelurahan Mayau, Kecamatan Pulau batang Dua Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), Jumat dinihari (15/11/2019).

Bantaun berupa sembako dan obat-obatan tersebut diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate bertempat di pelabuhan A.Yani Ternate, Senin (18/11/2019).

Kepala PT. Antam Ternate-Manado melalui, TM GS Junior Specialist Markus Lembang kepada RRI mengatakan, penyaluran bantuan untuk korban gempa dari PT. Antam Tbk tersebut berdasarkan dengan permintaan dari BPBD Ternate.

Menurutnya, bantuan kemanusiaan untuk korban gempa yang disalurkan tersebut sudah sesuai dengan semboyan Antam Peduli.

‘’Jadi kami turut berpartisipasi mengirimkan bantuan untuk korban gempa biar-pun dengan jumlah yang tidak sebanding tapi penyaluran tersebut diserahkan dengan niat yang tulus,’’ ungkap Markus.

Markus menambahkan, bantuan kemanusiaan dari PT. Antam untuk korban gempa kelurahan Mayau tersebut, terdiri dari mie instan 30 dos, aqua gelas 50 dos, popok bayi 40 dos, makanan bayi 4 dos, sarden 4 dos dan sabun mandi 1 dos serta obat - obatan 2 dos.

‘’Bantuan yang kita salurkan itu merupakan hal-hal yang dibutuhkan korban,’’ katanya.

Ia juga menambahkan, selain menyalurkan bantuan untuk korban gempa, PT. Antam Tbk Ternate juga menirimkan 2 orang tim untuk memantau situasi lapangan serta mamastikan penyerahan bantuan benar-banar tepat sasaran.

‘’Anggota yang kami kirim itu untuk memastikan kalau bantuan itu benar-benar sampai,’’ akunya.

Semantara itu Camat Batang Dua, Pelipus Patipelohi dalam keterangannya mengatakan banhwa, data sementara yang diperoleh pasca gempa 7,1 SR tersebut tercatat, 2 korban luka ringan, 5 rumah rusak ringan, 15 rumah warga retak-retak, 3 gereja rusak ringan, 1 unit kantor kas BPRS bahari berkesan rusak ringan, dengan jumlah warga yang masih mengamankan diri saat malam hari dilokasi ketinggian mencapai kurang lebih 150 orang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00