• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Ini Komentar Ketua PWNU Jatim

17 November
06:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : "Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad, apa Ir. Soekarno? Untuk kemerdekaan, saya minta jawaban,"

Itulah sepenggal kalimat Sukmawati Soekarno Putri, yang kini menjadi viral dan menjadi polemik, lantaran dianggap membanding bandingkan sosok Nabi Muhammad sengan mendiang Ayahnya, Soaekarno.

Diminta pendapatnya terkait ucapan Sukmawati, Ketua PWNU Jatim, KH. Marzuqi Mustamar menilai, seharusnya tidak bisa membandingkan sosok Nabi Muhammad dengan Soekarno, karena levelnya juga berbeda.

"Saya nggak tahu, mungkin dia pas rodo kemeng atau apa, (agak sakit atau apa, red). Tapi yang jelas itu saya nggak tahu. Mestinya kalau orang itu berakal sehat, nggak perlulah membanding banding Bung Karno dengan Kanjeng Nabi," ujarnya, Jumat (16/11/2019).

Kenapa tidak bisa dibandingkan? KH. Marzuqi menuturkan, Kanjeng Nabi Muhammad SAW, level kepemimpinannya tidak hanya dunia, tetapi akhirat. Tetapi pemimpin yang lain, bisa hanya sebatas RT, RW, Kabupaten, maupun Negara.

"Itu pun kadang sebatas dunyo tok (dunia saja, red) nggak sampai ke akhirat, menolong orang, mensyafaati sampai masuk surga. Lah Kanjeng Nabi jauh lebih dari itu, jadi nggak perlu membanding-bandingkan seperti itu," tegasnya.

KH. Marzuqi yakin, jika umat islam, khususnya warga NU tidak akan mudah terpancing emosi dengan ucapan Sukmawati tersebut.

"Umat wes paham wis ngerti (umat sudah paham, sudah mengerti, red). Umat sekecil ndeso ikuloh, Bapakmu perang loh sampean umur 6 tahun, meskipun yo gak perang, meskipun yo gak berjuang," ucapnya.

"Kalau ngukur kehebatan orang karena ikut memperjuangkan NKRI, yang ngomong itukan gak berjuang juga seg umur 6 tahun ojok kakean pola (jangan kebanyakan gaya, red)," tegasnya.

Bukan kali ini, ungkapan Sukmawati memicu polemik. Sebelumnya, dia juga menuai kontroversi, dengan puisi "Ibu Indonesia" yang membandingkan kecantikan dengan cadar, serta beberapa bait lain, yang dinilai menista agama.






tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00