• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Peringatan Tsunami BMKG, Warga Bitung Sempat Mengungsi ke Dataran Tinggi

15 November
12:59 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat merilis terjadinya tsunami akibat gempa yang melanda Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Masyarakat Kota Bitung pun sempat mengungsi ke dataran yang tinggi.

Wali Kota Bitung, Sulawesi Utara, Maximilian J Lomban mengatakan, setelah merasakan adanya gempa berkekuatan 7,1 skala richter, diapun langsung memerintahkan jajaran camat, lurah dan aparat pemerintah lainnya untuk turun langsung ke lapangan. Hal itu agar melihat langsung kondisi masyarakat terdampak. Selain itu, aparat pemerintah dimintanya juga untuk mengarahkan warga ke lokasi yang aman.

"Setelah 5 menit kemudian kami mendapatkan informasi dari BMKG bahwa ternyata berpotensi tsunami. Saya perintahkan lagi ke jajaran agar melakukan upaya sebagaimana yang telah kita edukasi sebelumnya jika ada gejala tsunami, kemana mereka harus melakukan pengamanan diri dan setelah itu mereka datang ke tempat ketinggian," tambahnya kepada Radio Republik Indonesia, Jumat (15/11/2019).

Namun, lanjut dia, setelah satu jam lamanya berada di tempat yang tinggi, tsunami tak kunjung kelihatan secara kasat mata. Akhirnya, masyarakat pun kembali ke tempat tinggal mereka masing-masing.

"Tapi sampai dengan satu jam kemudian tidak ada tsunami, maka rakyat kembali lagi ke tempat mereka masing-masing," tukasnya.

Menurut data dari BMKG, gempa yang terjadi semalam itu berpusat di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur. Jarak pusat gempa sekitar 134 kilometer sebelah barat laut Jailolo dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. 

BMKG juga mencatat setidaknya telah terjadi tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate pada pukul 23.43 WIB, 0,9 meter di Jailolo pada pukul 23.43 dan 0,10 meter di Bitung tepat pukul 00.08 WIB. (Foto : Twitter @infoBMKG)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00