• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Wapres : Ekonomi Syariah Harus Jadi Pola Rasional Masyarakat

15 November
12:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Indonesia semakin menggelorakan ekonomi dan keuangan syariah di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, dalam mendorong terciptanya perkembangan ekonomi keuangan syariah yang maju, pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan hal itu salah satunya dengan penguatan kelembagaan melalui rencana revisi peraturan presiden nomor 91 tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah.

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, mengatakan, visi ekonomi syariah harus diletakkan sebagai pola ekonomi rasional masyarakat, agar diterima oleh masyarakat luas tidak hanya sebatas di kalangan umat muslim.

"Inisiatif untuk menggelorakan ekonomi syariah merupakan hal yang sangat membanggakan bagi Indonesia dan inisiatif seperti ini saya yakini keuangan ekonomi dan syariah akan semakin diterima masyarakat Indonesia. Visi ekonomi keuangan syariah harus diletakkan sebagai pola ekonomi yang rasional bagi masyarakat. Sehingga, ekonomi dan keuangan syariah bukan hal yang eksklusif tapi menjadikannya prinsip yang universal," ujar Ma'ruf Amin ketika menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah, Jumat (15/11/2019), di Jakarta Convention Center (JCC).

Menurut Ma'ruf Amin, sebagai pilihan rasional maka ekonomi dan produk syariah, dapat menjadi gaya hidup seluruh umat.

"Sebagai suatu pilihan rasional, aktifitas ekonomi dan produk syariah dapat menjadi gaya hidup bagi semua orang tidak hanya umat Islam. Sebagai contoh makanan atau barang halal dipilih oleh seluruh masyarakat. Karena, kualitasnya baik, enak dan toyyib," tambahnya.

Wapres meyakini jika ekonomi dan keuangan syariah menyentuh siapapun secara inklusif, maka akan menjadi milik setiap umat.

"Bila hal itu tercapai maka ekonomi dan keuangan syariah akan menjadi milik masyarakat apapun agamanya," harap Ma'ruf Amin.

Berdasarkan data Islamic Finance Development Index (IFDI) tahun 2018 ekonomi dan keuangan syariah Indonesia menduduki posisi ke 10 dari 131 negara.

Kemudian, posisi Indonesia berhasil menduduki peringkat ke - 4 pada tahun 2019 sebagai pangsa pasar terbesar bagi ekonomi dan keuangan syariah. (Foto : dok.Jeri Wongiyanto/SetwapresRI)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00