• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Jelang Libur Akhir Tahun, Reservasi Hotel di Carita Masih Nihil

15 November
11:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Industri pariwisata di kawasan pantai di Kabupaten Pandeglang belum juga munjukkan tanda-tanda kebangkitan. Padahal sudah hampir satu tahun bencana tsunami Selat Sunda mengguncang sebagian pesisir Pandeglang pada akhir tahun lalu.

Saat ini yang paling kentara adalah tingkat kunjungan wisatawan di kawasan Pantai Carita. Bahkan sampai sekarang, belum ada satu pun wisatawan yang melakukan reservasi hotel untuk menikmati liburan akhir tahun mendatang.

Hal itu diungkapkan salah seorang pelaku wisata senior di Pantai Carita, Teja Heriana. Dia menyebut, pemesanan kamar hotel di kawasan Carita saat ini masih nihil. 

"Dibilang putus harapan sih engga. Tapi ya menipis lah harapannya untuk pariwisata seperti tahun lalu itu sulit berharap sampai seperti itu. Ini kami belum ada tanda-tanda pesanan itu ada, kalau seperti tahun-tahun lalu biasanya sudah ada 30 persen reservasi masuk tapi untuk tahun baru ini masih masih nol," kata Teja, Jumat (15/11/2019).

Bukan cuma pemesanan kamar yang sepi, tingkat kunjungan wisatawan pada saat akhir pekan juga menurun. Alhasil, warga yang tadinya menggantungkan nasib dari pariwisata kini banyak yang beralih ke profesi lain seperti menjadi tukang ojek. 

"Menurun jauh, kalau kita lihat fakta di lapangan kaya pedagang aja mulai kosong, biasanya mereka buka tenda ini engga lagi. Terus orang juga pesimis untuk gambling karena saat ke pantai penghasilan nol akhirnya mereka lebih baik memilih jadi tukang ojek," jelasnya.

Teja pun pesimis situasi ini bisa berangsur pulih dalam waktu cepat. Bahkan Teja mengaku tidak terlalu berharap pada perhatian pemerintah daerah. Karena baginya, cara pandang pemerintah daerah dan pelaku wisata terkait visi misi tentang pariwisata di Carita belum menemukan kesepahaman. 

"Sebetulnya kami enggak banyak berharap lagi pada pemerintah daerah karena mindset-nya beda, mereka tidak tahu apa yang dipikirkan. Tapi kami berharap paling tidak ada diskusi intensif pada kami sehingga ada usaha untuk saling mengenal dan mengoreksi kesalahan," harapnya.

  • Tentang Penulis

    Dendy Fachreinsyah

    Reporter di Stasiun Produksi RRI Banten. Penganut seni berdistorsi.

  • Tentang Editor

    Anik Hasanah

    Editor RRI Surabaya 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00