• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

BMKG Minta Masyarakat Tenang dan Tak Terpancing Informasi Hoax

15 November
01:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Ternate: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ternate mencatat gempa susulan dengan magnitudo 4,0 SR sempat terjadi pada pukul 02.02 WIT pasca gempa 7,1 yang mengguncang Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), pukul 23:17:41 WIB, Kamis (14/11/2019).

Dari pantauan reporter RRI di beberapa lokasi di kecamatan Kota Ternate Utara, ada sebagian masyarakat masih memilih tidur di teras rumah daripada berada di dalam rumah bahkan ada sebagian yang langsung menuju lokasi ketinggian dengan membawa bungkusan pakaian.

“Di luar rumah dulu, nanti sudah bisa dipastikan aman betul baru masuk,” ungkap salah satu warga yang ada di Ternate Utara.

Semantara itu, PLH kepala BMKG Ternate, Hermizal saat dikonfirmasi Reproter RRI di kantor BMKG menyebutkan, gempa yang berlokasi:1.63 LU, 126.40 BT (134 km BaratLaut JAILOLO-MALUT), dengan kedalaman:10 Km itu berpotensi tsunami.

”kekuatan gempa yangbtadinya 7,4 SR kami perbagarui jadi 7,1 SR, dan sampai saat ini pukil 02:01 Wit sudah terjadu gempa susulan ungpaknya.

Gempa dengan kekuatan 7,1 SR tersebut lanjut Hermizal, juga dirasakan secara menyeluruh di 10 Kabupaten dan Kota SE-Maluku Utara.

Hermizal menghimbau, kepada warga masyarakat yang berada di daerah pesisir pantai Halmahera khsusunya yang berhadapan di laut Malut dan Kota Ternate untuk sebisa mungkin menjauhi pantai namun tetap waspada karena ketinggian gelombang hanya setengah meter. 

“Yang terpenting jangan mudah terpancing dengan informasi yang belum jelas kebenarannya alias hoax,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00