• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Presiden Instruksikan Mendikbud Segera Implementasikan Program Kartu Pra Kerja

12 November
15:41 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pemerintah akan segera mengimplementasikan Kartu Pra Kerja di tahun depan, sehingga para pencari kerja pemilik Kartu Pra Kerja dapat memilih pelatihan dan kursus yang diminati. Presiden Joko Widodo pun memerintahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk segera melakukan reformasi sistem pendidikan.

Presiden Joko Widodo memimpin jalannya Rapat Terbatas mengenai Program Kartu Pra Kerja dan juga mengenai Pendidikan dan Beasiswa di Kantor Presiden pada Selasa (12/11/19). Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa berdasarkan catatan yang ada, sekitar 58 persen tenaga kerja Indonesia adalah lulusan SMP ke bawah. Untuk itu, pemerintah akan segera mengimplementasikan Kartu Pra Kerja di tahun depan, sehingga para pencari kerja pemilik kartu pra kerja dapat memilih pelatihan dan kursus yang diminati. Kepala Negara pun memerintahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk segera melakukan reformasi sistem pendidikan.

"Oleh karena itu, terkait dengan reformasi sistem pendidikan saya meminta Kartu Pra Kerja segera diimplementasikan tahun depan saya minta. Sehingga pencari kerja pemilik Kartu Pra Kerja bisa memilih langsung pelatihan atau kursus yang diminati." Jelas Presiden.  

Selain itu, Presiden juga menuturkan bahwa terobosan-terobosan yang cepat, sangat diperlukan sehingga pemerataan akses dan kualitas pendidikan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. 

"Saya tekankan bahwa diperlukan langkah-langkah terobosan yan cepat dengan memanfaatkan infrastruktur an kemajuan teknologi sehingga perwujudan pemerataan akses dan kualitas pendidikan yang bisa menjangkau geografis Indonesia yang luas bisa dilakukan, karena mencakup 17 ribu pulau dan 300 ribu sekolah yang ada." Tambah Presiden Jokowi. 

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjelaskan bahwa dirinya akan mereformasi sistem pendidikan nasional dari hulu. Nadiem bahkan menuturkan, bahwa generasi muda Indonesia, dimulai dari para pelajar harus menguasai beragam bahasa, mulai dari bahasa asing hingga coding. Selain itu, Mendikbud Nadiem juga menjelaskan, bahwa nasionalisme sempit harus dikesampingkan, agar Indonesia dapat mendatangkan pakar dari negara-negara asing, sehingga ada transfer teknologi guna meningkatkan kualitas SDM Indonesia. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00