• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Musim Hujan, BNPB Antisipasi Bencana Banjir

12 November
10:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, bahwa menjelang akhir tahun akan ada bencana hidrometeorologi yang akan terjadi, bencana hidrometeorologi meliputi banjir, puting beliung, tanah longsor, dan karhutla. Mengingat Indonesia akan segera memasuki musim hujan untuk itu masyarakat diimbau untuk selalu waspada.

Ia juga mengimbau agar masyarakat jangan lupa mengecek rumah agar tidak terjadi atap bocor, saluran air dibersihkan agar tidak banjir, pohon-pohon yang mulai roboh perlu dipangkas agar tidak terlalu berat ketika terkena hujan.

"BNPB mengadakan diklat-diklat pelatihan ke seluruh personil BPBD untuk menyiapkan persiapan menghadapi bencana-bencana," jelasnya kepada RRI, Selasa (12/11/2019).

Selain itu BNPB juga sudah melakukan antisipasi menghadapi bencana selain banmir. salah satunya BNPB sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 850 miliar.

"Seperti diantisipasi pertama di NTB udah menyiapkan dari awal sudah menyiapkan bantuan logistik untuk kabupaten misalnya dalam bentuk ada mobil ranger, mobil oranye, kendaraan lain ada perahu, kantong mayat, logistik, perahu karet dan sebagainya sudah dibagikan keseluruh kabupaten dan provinsi," jelasnya.

Selain itu, sepanjang tahun 2019,BNPB mencatat, Indonesia telah dilanda 3.200 bencana. Sebagian besar merupakan angin puting beliung dan banjir.

“Sepanjang 2019, hingga 11 Nov 2019 Pkl. 09.00 WIB, dapat dilaporkan jumlah kejadian bencana 3.200 kali terdiri atas 1.010 kali puting beliung dan 680 kali banjir,” katanya.

Dia menambahkan, bencana lainnya berupa 688 karhutla, 651 kali tanah longsor, 121 kali kekeringan, 26 kali gempabumi, 17 kali gelombang pasang/abrasi, dan 7 kali letusan gunung api.

“Jumlah korban akibat bencana 459 orang meninggal, 107 orang hilang, 3.290 orang luka-luka dan 5.942.002 orang menderita dan mengungsi,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00