• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kemendag Amankan Terduga Pengimpor Cangkul Ilegal

8 November
20:08 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Kementerin perdagangan memberikan jawaban seputar impor pacul yang sempat disinggung Presiden Joko Widodo.

Dijen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardana mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 30 Tahun 2018 tentang Impor Perkakas Tangan, impor perkakas tangan sebenarnya tidak diperbolehkan, kecuali dalam bentuk setengah jadi. 

"Artinya, yang boleh diimpor harus masih bentuk plat atau bahan baku,"  ujar Indrasari di sela-sela media briefing di kantor Kemendag, Jumat (8/11/2019).

Karenanya ia menduga impor cangkul itu ilegal, karena Kementerian Perdagangan selama tahun 2019, kata Indrasari, baru satu kali mengeluarkan ijin impor bahan baku untuk perkakas tangan.

"Jadi izin impornya untuk bahan berbentuk lembaran baja, belum diruncingkan, belum di cat, belum diberi merk. Izin impor itu hanya sekali sebesar 400 ribu ton," jelasnya.

"Jadi kita tidak pernah memberikan ijin impor cangkul dalam bentuk jadi. kalau ada impor cangkul jadi, itu berarti melanggar ketentuan,"  tegas Indrasari.

Sementara itu , Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggriono mengatkan, dua minggu yang lalu  pihaknya sudah mengamankan dua importir yang diduga mengimpor perkakas tangan dalam bentuk jadi,  di dua kota yaitu di Surabaya dan Tangerang.

"Jumlahnya ribuan dan sudah kami amankan. Kasusnya masih kami dalami. Apabila nanti terbukti tidak punya ijin impor kami akan merekomendasikan pencabutan izin usahanya," tukas Veri.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00