• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kementerian Desa Investigasi Desa Fiktif Penerima Dana Desa

8 November
19:56 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta: Sekjen Kementerian Desa, Kementerian Daerah Tertinggal dan transmigrasi Anwar Sanusi menegaskan kementeriannya sedang menginvestigasi dugaan adanya desa fiktif penerima dana desa.

Anwar Sanusi, Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi mengatakan kementeriannya bersama kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan sedang melakukan investigasi terkait dugaan adanya desa fiktif penerima dana desa.

Investigasi difokuskan di wilayah Kabupaten Konawe propinsi Sulawesi Tenggara dan di wilayah Sidoarjo Jawa Timur yang diduga terdapat sejumlah desa hilang akibat luapan lumpur Lapindo. Menurut Anwar Sanusi, pihaknya melibatkan unsur keamanan dan jika terbukti ada penyelewengan maka akan ada sanksi tegas.

“Bisa saja desa itu sudah tidak ada lagi. Tetapi, mungin saja desa itu masih terdaftar didalam daftar desa-desa. Padahal mungkin penduduknya sudah tidak ada,perangkatnya juga sudah tidak ada. Tetapi kalau kita temukan indikasi pelanggaran, kita kerjasama dengan penegak hukum untuk tuntut setuntasnya agar menjadi pembelajaran bagi yang lain,” jelas Anwar Sanusi di sela diskusi publik Menuju Desa Inklusif 2020 di Pusat Studi Perdesaan dan Kawasan kampus UGM Yogyakarta, Jumat (8/11/2019).

Anwar Sanusi mengatakan, sebenarnya sudah ada aturan ketat yang diterapkan dalam mekanisme pencairan dana desa yang ditransfer sebanyak 3(tiga) kali dalam satu tahun, yaitu 20 persen lalu 40 persen dan 40 persen.

“Untuk pencaran dana desa itu dari aspek teknokratik kita sudah memagari dengan ketentuan-ketentuan cukup ketat. Ketika mau mencairkan (dana desa) maka harus ada Peraturan Bupati yanng terkait dengan alokasi dana desa. Ketika dana itu ditransfer, setiap pencairan dana maka tahap sebelumnya harus ada bukti lengkap. Kalau desanya tidak ada, aktivitasnya tidak ada maka akan sangat sulit menerima aliran dana desa,” tegas Anwar Sanusi.

Untuk tahun ini pemerintah mengalokasikan dana sebesar 70-triliun rupiah untuk dana desa. Selama ini, menurut Sekjen Kemendes PDT Anwar Sanusi, penyerapan dana desa mencapai 99,9 persen. Beberapa hari lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani menengarai adanya sejumlah desa fiktif yang memanfaatkan kucuran dana desa. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00