• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Jaringan Irigasi Terputus, Hasil Panen Tanaman Padi Petani Simpan Kanan Menurun

8 November
17:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singkil;  Akibat jaringan Irigasi terputus, hasil panen tanaman padi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Lae Mbara II, desa Siatas, Kecamatan Simpang Kanan, mengalami penurunan.  Penurunan hasil panen padi  terus terjadi dari tahun 2018, karena jaringan Irigasi tersebut sudah rusak sejak tahun 2018.

Ketua Kelompok Tani Lae Mbara II Lambok Situmorang kepada RRI, menjelaskan hasil panen mengalami penurunan karena banyak jaringan irigasi yang terputus, terkhusus jaringan induk.  

“Diperkirakan hasil panen menurun sebesar 30 persen,” kata Lambok, Jumat (8/11/2019).

Lambok mengatakan areal persawahan Kelompok Lae Mbara II seluas 15 Hektar, namun karena jaringan irigasi terputus sejak tahun 2018 lalu, maka tidak dapat mengairi setengah dari areal persawahan.

“Areal sawah kita 15 hektar, karena jaringan irigasi banyak terputus, tidak bisa mengairi setengah dari areal itu,” papar Lambok.

Lambok berharap Dinas terkait dapat segera melakukan perbaikan, untuk penanaman selanjutnya.

“Kami berharap Dinas dapat segera memperbaiki, untuk penanaman selanjutnya,” lanjut Lambok.

Lambok mengatakan direncanakan penanaman selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019.  Ia sangat berharap sebelum penanaman, jaringan irigasi tersebut sudah diperbaiki, sehingga tidak merugikan masyarakat, khususnya petani di lokasi tersebut.

Ketika dikonfirmasi RRI, pihak Dinas Pertanian menyampaikan bahwa pembuatan Jaringan Irigasi merupakan program dari Kementrian.  Namun meskipun demikian Pemerintah Daerah akan berupaya mencari solusi untuk permasalahan tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00