• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tower Yang Roboh di Depok Dinilai Tak Sesuai Standar Pembangunan

8 November
17:48 2019
1 Votes (5)

KBRN, Depok : Tower BTS milik salah satu provider telekomunikasi roboh akibat angin kencang disertai hujan lebat di Depok. Anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Donny mengatakan bahwa sehari sebelum tower roboh, tower sempat diperbaiki terlebih dulu. 

"Sehari sebelum roboh sudah diingatkan, ada perbaikan. Karena kondisinya sudah goyang kan, mungkin kurang kencang," ujar Donny saat ditemui di Depok, Jumat (8/11/19).

Lebih lanjut Donny menjelaskan bahwa posisi tower berada di antara pemukiman rumah warga. Menurutnya, pembuatan tower tersebut tidak sesuai standar yang berlaku dan tinggi tower tidak sesuai batas maksimal yang ditentukan pemerintah setempat.

"Kalo ketinggian untuk ini (toewer), Diskominfo tuh kasih tau kemarin. Harusnya kan tinggi maksimal 20 meter, tapi ini 30 meter lebih," jelasnya.

Sementara itu, Herman warga RT 08 ketika didatangi wartawan terlihat tengah membersihkan sisa - sisa puing bangunan bekas runtuhan tower yang menimpa rumahnya. Barang - barang berharga yang selamat dari musibah tersebut dibawanya ke kontrakan sementara.

"Jadi, sementara ini saya mengontrak duku di belakang sampai rumah saya direnovasi seluruh pembiayaan (termasuk mengontrak), ditanggung oleh pihak provider," tegasnya.

Saat ditanya, mengenai informasi warga yang sempat menolak pembangunan tower tersebut beberapa tahun lalu Hendra menepis hal tersebut. Dirinya mengatakan, seluruh warga menandatangani perijinan pembangunan tower.

"Saat itu, saya masih menjadi RW disini ada 40 rumah dan semua tanda tangan. Tidak mungkin, warga tidak menerima kalau akhirnya ada tower dibangun disitu," jelasnya.

Herman menerangkan, insiden ambruknya tower yang berukuran cukup besar itu terjadi pada Rabu 6 November 2019 lalu. Ketika, hujan deras dan angin puting beliung melanda Kota Depok.

"Itu sekitar pukul 16.30 WIB, anginnya kencang, saya sedang duduk bersama kawan di ruang tengah. Kebetulan rumah saya baru selesai di bangun, tiba tiba ada suara benda jatuh mengenai atap rumah ternyata itu besi tower. Kami langsung, berlari keluar menyelamatkan diri," tandasnya.

Pantauan di lokasi kejadian, kerusakan parah terlihat di bagian atap rumah warga. Posisi, tower berada di samping kiri rumah warga. Apabila melewati Jalan Ir Haji Djuanda arah Pasar Agung Depok tower tersebut jelas terlihat di sebelah kiri Jalan. 

Tower tersebut, selama ini dipagari besi dan terkunci. Menurut warga sekitar, diduga tower itu tidak kuat menahan angin puting beliung hingga terhempas dan menimpa rumah warga. Saat kejadian, listrik di sekitar lokasi kejadian mati total. Beruntung tidak ada korban jiwa. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00