• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Gejolak Global Mereda, Aliran Modal Masuk ke Indonesia Capai 226 Triliun

8 November
15:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Bank Indonesia melihat sinyal ekonomi perekonomian global membaik sepekan terakhir. Sehingga memberi imbas positif bagi perekonomian Indonesia.

Menurut  Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo, kondisi global memang on and off di tiga minggu sebelumnya, tapi selama seminggu terakhir banyak cerita baik, diantaranya rencana kesepakatan fase pertama dari perang dagang, data nonmanufaktur di AS membaik, serta perkembangan di Eropa terkai soal brexit juga positif. Meski dari sisi outlook pertumbuhan ekonominya,  Eropa sendiri relatif masih mengarah ke bawah. 

"Gambaran itu membuat volatilitas di sektor keuangan global selama seminggu terakhir menurun, dan sangat positif bagi negara negara berkembang," jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Dampaknya bagi Indonesia,  nilai tukar rupiah stabil. Sampai hari ini (year to date) menurut data BI,  rupiah mengalami apresiasi sekitar 2,68 persen.  Begitu pula dengan aliran modal masuk (inflow) yang totalnya ekuivalen sekitar 226 triliun rupiah, yang sebagian besar masuk melalui Surat Berharga Negara ( SBN).

"Sehingga kita melihat warna positif yang muncul. Yang penting,  Investor sangat positif melihat Indonesia. Mereka melihat PDB Indonesia sebesar 5,02 persen diatas perkiraan pasar, cadangan devisa naik sebesar 2 miliar dollar menjadi 126 miliar dollar di bulan Oktober. Dan Neraca Pembayaran Indonesia, defisitnya menurun di triwulan III ini, sebesar 46 juta dollar," tukas Dody.

"Kita memperkirakan sampai akhir tahun 2019 defisit neraca transaksi berjalan masih di diantara 2,5 hingga 3 persen dari PDB,  dibawah tahun 2018 yang defisitnya  sebesar 2,98 persen" sambungnya.

Dari perkembangan sepekan terakhir, BI menilai stabilitas eksternal ekonomi Indonesia masih terjaga, begitu pula dengan stabilitas  nilai tukar rupiah.

"Di triwulan keempat kami cukup yakin, pertumbuhan ekonomi akan lebih baik, dan sektor riil seharusnya juga bisa tumbuh lebih baik," tandas Dody. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00