• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Wujudkan Kemandirian Masyarakat, Desa Juaq Asa-Kubar Kembangkan Objek Wisata

7 November
23:40 2019
2 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Desa/Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok merupkan salah satu Desa di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang tidak banyak memiliki objek wisata untuk dikembangkan.

Namun demikian, Pemerintah Desa setempat tak kurang akal untuk berinovasi, hingga mampu menyulap satu-satunya Objek Wisata dimiliki yakni wisata Air Hemaq Beniung menjadi pilihan utama para wisatawan baik lokal maupun luar Daerah untuk berlibur bersama keluarga.

Sejak diresmikan oleh Bupati Kubar FX Yapan pada bulan maret 2019 lalu. Sampai saat ini rata-rata jumlah pengunjung wisata air Hemaq Beniung per-harinya mencapai 500 hingga 1.000 orang, terutama dihari libur.

“Sampai sekarang tidak ada perubahan jumlah pengunjung dari rata-rata 500 sampai 1.000 pengujung perharinya, karena hemaq beniung ini bukan hanya untuk wisata air saja, disini bisa juga dipakai untuk ibadah, pertemuan dan berbagai kegiatan lainnya, baik dari unsur organisasi maupun Pemerintahan,” kata Kepala Desa/Petinggi Juaq Asa Adrianus dalam sesi dialog interaktif bersama RRI Sendawar, di lokasi wisata Hema Beniung, Kamis (7/11/2019).

Maka itu lanjut Adrianus, pihaknya masih tetap fokus melakukan pengembangan Objek Wisata tersebut selama dua tahun kedepan, dimana pada tahun 2019 ini pihaknya telah membangun Pondok Wisata dengan luas bangunan 9x18 meter (dua lantai). Kemudian membangun 2 unit penginapan dengan berbagai fasilitas termasuk mengembangkan wisata alam dilokasi tersebut.

“Kalau wisata alamnya ini sudah kita mulai pengembangannya sekarang dan rencananya bulan februari tahun 2020 mendatang akan kita resmikan,” lanjutnya.

Setelah peresmian hutan adat tersebut, tambahnya Pemerintah Kampung Juaq Asa juga akan mengembangkan fasilitas penunjang didalamnya seperti paket wisata budaya, seni serta fasilitas kolam renang bagi anak-anak termasuk kolam ikan dan lainnya dengan memberdayakan masyarakat setempat.

Adrianus menegaskan, upaya tersebut dilakukan guna mewujudkan masyarakat Kampung Juaq Asa yang mandiri dan sejahtera, menghadapi perkebangan kedepan, terutama dalam menyongsong pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke-Kalimantan Timur (Kaltim), yang kini sudah di depan mata.

“Dari sekarang kita semua harus berbenah, mempersiapkan diri, sehingga nanti saat pemindahan terjadi tentunya kita sudah siap. Tapi kalau kita hanya menunggu, ya sama saja dengan pindah ataupun tidak pindahnya Ibu Kota Negara. Maka itu kami dari seluruh lembaga yang ada di Kampung Juaq Asa bersama dengan masyarakat, sampai 2020 nanti fokus untuk pengembangan pariwisata. Kita ingin nanti setelah Kaltim resmi menjadi IKN, secara khusus Kampung Juaq Asa yang berdampak terhadap pemindahannya terutama dalam hal kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Adrianus menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan secara khusus kepada warga yang selama ini sudah mendukung Pemerintah Kampung dalam berbagai program yang dilaksanakan, salah satunya terkait pengembangan objek wisata yang dimiliki.

Maka itu, ia mengharapkan kepada warganya agar tetap mempertahankan budaya gotong royong yang selama ini terpelihara dengan baik, guna mewujudkan kampung Juaq Asa yang mandiri, menuju hari esok yang lebih baik dari pada hari ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00