• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Ikut Festival Kethoprak, Target Seniman Muda Ini Tidak Muluk-Muluk

7 November
17:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta: Kontingen dari empat kecamatan di Kota Yogyakarta, masing-masing Jetis, Mantrijeron, Keraton serta Danurejan, pada Kamis (7/11/2019), menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam Festival Kethoprak di Auditorium RRI Jalan Affandi Gejayan.

Setiap kontingen diberi durasi waktu satu jam untuk mementaskan cerita kethoprak yang mereka bawakan, di hadapan penonton dan tiga orang dewan juri, salah satunya seniman kethoprak dari RRI Yogyakarta, Sugipman Dwi Nurseto.

Para peserta yang mayoritas masih berusia muda, tampak menghayati cerita yang mereka bawakan di atas panggung, salah satunya Fransiskus Xaverius Jesua de Amorista usia 21 tahun dari Kecamatan Jetis, yang berperan sebagai Bandung Bondowoso.

"Kami menampilkan cerita Pepesthen, tentang kisah cinta dan takdir Bandung Bondowoso, yang akhirnya dia harus mengorbankan belahan hatinya demi baktinya kepada orang tuanya," katanya usai pentas.

Sebagai seniman kethoprak berusia muda, ia merasa bangga bisa tampil dalam sebuah festival, semua ini tidak lain demi proses regenerasi, sehingga kesenian yang sudah dua tahun ia geluti, bisa tetap lestari di masa depan.

"Yang pertama pasti senang, bersyukur juga karena para pemain tidak hanya yang senior saja, tetapi yang muda juga mendapat didikan serta bimbingan sebagai pemain kethoprak," lanjut dia.

Dalam festival ini, ia dan rekan-rekannya tidak terlalu memikirkan untuk meraih juara, karena yang terpenting mendalami kesenian kethoprak bisa sebagai tempat belajar untuk nguri-uri (melestarikan, red) budaya bangsa.

"Targetnya tidak muluk-muluk, yang penting regenerasi dan bisa belajar," ujarnya.

Festival Kethoprak tingkat Kota Yogyakarta sudah dimulai sejak tanggal 4 November kemarin, ada empat kontingen kecamatan yang tampil, yaitu dari Kotagede, Gedongtengen, Pakualaman serta Gondomanan.

Kemudian tanggal 5 November, kecamatan yang tampil Umbulharjo, Tegalrejo, Wirobrajan serta Gondokusuman. Sedangkan puncak acara festival pada tanggal 8 November yang akan tampil dari Kecamatan Ngampilan serta Mergangsan. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00