• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Bawaslu Jabar Waspadai Potensi Sumber Daya Daerah Jadi Modal Politik, di Pilkada 2020

7 November
16:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mewaspadai elite politik yang terjun di Pilkada Jawa Barat 2020, menggunakan sumber daya daerah sebagai modal politik.

Ketua Bawaslu Jawa Barat Abdullah Dahlan mengatakan, adanya incumben kepala daerah yang kembali mencalonkan diri, menjadi fokus pengawasan agar dana APBD tidak dijadikan modal dalam pesta demokrasi.

“Elite lokal menggunakan sumber daya daerah sebagai modalnya. Karena adanya incumben maju lagi, jadi fokus pengawasan kami. Lalu jangan sampai ada rotasi politisasi birokrasi. Misal yang umum terjadi menjelang pemilu ada rotasi mutasi yang bernuansa politis untuk mendukung pemenangan. Itu juga diatur dalam undang-undang juga tidak boleh. Enam bulan sebelum itu tidak boleh,”tegas Abdullah kepada awak media disela  acara Bawaslu Jabar Forum Evaluasi Pengawasan Pemilihan Umum 2019, di Kota Bandung Kamis (7/11/2019).

Dikatakannya juga, kerawanan lainnya dalam pilkada 2020 mendatang adalah jual beli suara. Ditegaskannya, bila calon pasangan terbukti melakukan jual beli suara, maka Bawaslu berhak mendiskualifikasi calon tersebut dari arena pesta demokrasi.

“Masih ada tantangan yang harus dihadapi adalah bagaimana membangun kontestansi yang fair. Kami menghimbau seluruh partai politik untuk mengikuti kaidah hukum aturan pemilu juga, misal di pencalonan, kerawanan yang muncul juga potensi transaksional dalam aspek jual beli suara. Ini potensi muncul, istilah uang tiket atau uang perahu,”ungkapnya.

Ia juga menambahkan berkaca dari pelaksanaan pesta demokrasi sebelumnya yakni pilkada dan pilpres serta pileg 2019, menurut Abdullah, banyak kasus – kasus yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kasus tersebut juga menurut Abdullah, menjadi prioritas fokus Bawaslu dalam melakukan tugas dan fungsi pengawasan dan pencegahan. Terutama pejabat daerah yang maju kembali jangan sampai birokrasi dipakai sebagai mesin politik,”pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00