• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Perkembangan Teknologi Informasi Jadi Sarana Penyebaran Paham Radikal

7 November
15:57 2019
0 Votes (0)

KBRN,Takengon : Keberadaan teknologi informasi yang berkembang pesat dalam kehidupan masyarakat seperti media sosial (Medsos) menjadi salah satu faktor berkembangnya berbagai paham radikalisme hingga terorisme.

Demikian dikatakan, kepala Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh M Hasbi Amiruddin disela-sela kegiatan Rembuk Aparatur kelurahan dan Desa Tentang Literasi Informasi “Saring Sebelum Sharing” pada salah satu hotel di Takengon, Kamis (6/11/2019).

Disebutkan Hasbi, tehnologi informasi pada dewasa ini merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan masyarakat, mengingat hampir semua daerah di tanah air telah dialiri jaringan internet.

Hanya saja pihaknya menyayangkan, jika masyarakat belum sepenuhnya bijak dalam menggunakan media sosial sehingga sangat mudah percaya dengan sebuah informasi, bahkan turut membagikannya termasuk yang mengandung unsur radikalisme.

“Memang media komunikasi dengan teknologi sudah sangat berkembang, tapi tidak semua masyarakat siap, artinya saat punya handphone, semua informasi yang masuk dia percaya saja, karena tidak semua memiliki standar ilmu, untuk menyaring benar atau tidaknya sebuah info,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Program Studi Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Devi Rahmawati, yang menyebutkan jika kelompok-kelompok yang menyebarkan paham radikal sangat memahami bagaimanan memanfaatkan telekomunikasi.

Kondisi ini jelasnya, tidak terlepas dari keberadaan para pemimpin-pemimpin kelompok tersebut yang bukan orang sembarangan, namun para orang-orang terpelajar alumni dari berbagai perguruan tinggi terbaik di dunia.

“Jadi kita harus secara serius mengupgrade, kemampuan kita khususnya komunikasi, bukan hanya menangkal radikalisme, tapi memiliki vaksin atau pertahanan yang kuat, untuk menghadapi tantangan serta rayuan, dari kelompok-kelompok tak bertanggung jawab,” tegasnya.

Kegiatan Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa Tentang Literasi Informasi yang diselenggarakan FKPT propinsi Aceh diikuti oleh puluhan peserta termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari sejumlah kampung.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00