• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Taklukkan Kelok 44, Grospe Islamil Jr Raih Gelar King of Mountain Tour de Singkarak

6 November
21:38 2019
3 Votes (3.7)

KBRN, Agam : Etape lima iven Sport Tourism Tour de Singkarak (TdS) dari Kota dari Kota Payakumbuh ke Ambun Pagi Matur Kabupaten Agam, usai digelar, Rabu (6/11/19) sore.

Rute dengan jarak 206,5 kilometer itu berhasil dilalui para pembalap kelas dunia. Sebelum menuju garis finish, para pembalap disuguhkan dengan tantangan tanjakan kelok 44 serta keindahan Danau Maninjau.

Untuk kategori stage individual klasifikasi, juara 1 diraih pembalap Carcueva Jonel dari team Go for Gold (G4G) asal Filipina, juara 2 Chaiyasombat Thanakhan team Thailand Continental Cycling dan juara 3 berhasil diraih pembalap andalan Indonesia Agung Shabana dari team KFC Cycling.

Kategori Individual General klasifikasi (Yellow Jersey) berhasil direbut oleh Edwart Jesse dari team sapura cycling. Lalu, kategori best Indonesia rider (Red and White Jersey) diraih oleh Agung Shabana dari team KFC Cycling.

Kategori best sprinters klasifikasi (Green Jersey) disabet oleh pembalap Jesse Ewart dari Team Sapura Cycling.

Sementara pemuncak klasemen sementara juga dipegang Jesse Ewart dari Team Sapura Cycling Team, sehingga berhak mengenakan Yellow Jersey, walaupun hanya mampu finish diurutan ke 9 dengan catatan waktu 5 jam 35 menit 12 detik pada etape kelima ini.

Sedangkan Grospe Islamil Jr dari Team Go For Gold (G4G) Filipina berhasil mengukuhkan dirinya sebagai “King of Mountain”, dengan raihan nilai tertinggi, dan berhak mengenakan Polkadot Jersey.

Bupati Agam Indra Catri, mengatakan, etape lima ini merupakan rute yang terberat pada pelaksaan Tour de Singkarak ke 11 tahun 2019, karena pembalap harus menaklukkan 44 kelok mendaki, dengan tikungan yang cukup , dan pembalap terkuat lah yang mampu merajainya.

“Kelok 44 dengan pemandangan Danau Maninjau hanya ada di wilayah Kabupaten Agam, perpaduan keindahan alam dan rute yang menantang, menjadi catatan tersendiri bagi pembalap yang ikut berpartisipai,” ulasnya.

Indra Catri menambahkan, kedepan Pemerintah Kabupaten Agam akan mengusulan rute tersendiri pada panitia Tour de Singkarak ini, seperi mengitari kawasan Danau Manijau, dan itu dapat menjadi nilai jual dan mengukuhkan daerah ini sebagai lokasi yang pas untuk event sport tourism atau pariwisata olahraga.

“Agam surganya sport tourism, banyak spot wisata yang dapat dimanfaatkan menjadi rute balap sepeda berkelas internasional ini, dan diyakini apabila nantinya objek wisata tersebut dilalui pembalap Tour de Singkarak, sudah pasti sangat menguntungkan untuk promosi ke level internasional, karena para pembalap dan official yang terlibat akan menjadi perpanjangan tangan dalam rangka promosi itu ke negaranya masing-masing,” tukasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00