• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Jadi Agen Promosi Wisata IKN

23 October
17:26 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Pemerintah Provinsi Kaltim kedatangan Delegasi RI untuk negara Brunei yang di sambut Plt. Sekretaris Daerah Provinsi, M Sa’bani. Duta Besar RI Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko memboyong Sekretaris Pertama KBRI Bandar Seri Begawan Andy Mauna.

Tujuan Lawatannya ke Kaltim untuk membicarakan kerjasama antara Brunei Darussalam dan Pemerintah Provinsi Kaltim, Rabu (23/10/2019) Sore. Bertempat di ruang Rapat Sekda lt. 2 Kantor Gubernur. Acara ini dihadiri oleh Kepala OPD Sekprov Kaltim.

“Harapannya nanti kita kumpulkan para pengusaha, industri apa yang bisa diekspor. Apa saja yang bisa kita pamerkan pada orang Brunei dan komoditi apa yang bisa dijual di Brunei,” Kata Sujatmiko.

Kepada RRI Dr. Sujatmiko mengatakan pihaknya berkeinginan meningkatkan wisatawan dari Brunei ke Kaltim. Dan berupaya menarik investor dari Brunei ke Kaltim.

Sujatmiko juga menyampaikan, bahwa penduduk Indonesia banyak di Brunei. Perbandingannya sekitar 50% orang Indonesia dan 50% orang Brunei.

“Mereka adalah orang-orang yang profesional. Banyak dari kalangan dosen, penceramah, banyak yang bekerja disektor minyak, chef yang bekerja di hotel terkenal dan banyak juga yang pengusaha,” tegasnya.

Ada sekitar 19.000 orang Brunei pertahun ke Indonesia. Dan tempat-tempat yang dituju ialah Bandung, Surabaya, Jakarta seperti mangga dua dan tanah abang.

“Orang Brunei suka berbelanja, mereka bisa menghabiskan banyak uang untuk belanja, namun yang kualitasnya minimal kw 1. Jika kw 2 atau 3 tidak akan dilirik” imbuhnya.

Awal tahun ini, kabarnya Brunei menerapkan Hukum Islam. Dan dampaknya disana tidak ada tempat Karaoke bahkan minuman beralkohol juga tidak ada.

“Jika mereka mau, mereka nyebrang ke perbatasan. Dan harapannya kita bisa mencari terobosan-trobosan dalam berbagai masalah,” tuturnya.

Dari kunjungan ini, diharapkan adanya konektivitas dalam jangka panjang, dan berkaitan dalam perkembangan ekonomi.

“Penerbangan tergantung pada penilaian segi penumpang dan komersial apakah sudah cukup. Tugas kita mencari terobosan baru, memberikan fasilitasi dan mempermudah pengaturan dibidang lokal maupun pusat,” tambahnya.

Dr. Sujatmiko berharap Gubernur Kaltim dan Walikota/Bupati Se Kaltim bisa berkunjung ke Brunei untuk melamjutkan konektivitas yang selaras.

“Diharapkan kita bisa meraih potensi yang ada melihat perkembangan baru seperti ekonomi di Kaltim yang mulai menggeliat, jalan tol sudah dibangun, IKN akan pindah dan bandara sudah ada. Semoga bisa selaras,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00