• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pasar Sambut Negatif Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Maju

23 October
17:17 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru: Pasar menyambut negatif tim ekonomi di Kabinet Indonesia Maju di pemerintahan Joko Widodo – Makruf Amin yang dilantik, Rabu (23/10/2019), walaupun didapuknya kembali Sri Mulyani sebagai menteri keuangan yang bisa membawa angin segar pada pasar saham.

Pada perdagangan pagi hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan , walaupun sebelumnya IHSH sempat menyentuh level tertinggi pada kemarin. "Tapi menjelang penutupan berada di zona merah, setelah itu mengalami penurunan, jadi responya negatif, walaupun memang bukan karena struktur kabinet, banyak faktor lainnya," kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Riau, Emon Sulaeman kepada RRI.

Di ruang kerjanya, Emon mengatakan penurunan memang tidak terjadi pada sejumlah emiten yang memiliki afiliasi terhadap tokoh-tokoh yang menjadi menteri.

"Tetapi relatif stabil, karena apreasiasinya sudah berlangsung dari kemarin saat dipanggil, kalau hari ini tidak lagi mengalami kenaikan," ungkapnya.

Selain itu katanya, bukan hanya IHSG, nilai tukar Rupiah juga menurun dalam dua hari terakhir. Saat pelantikan, Rupiah berada di level Rp 14,032.90 per Dolar Amerika Serikat.

"Mungkin respon pasar saham yang kurang baik ini terhadap posisi Menko Perekonomian yang dijabat Arilangga Hartanto, dari sebelumnya pak Darmin Nasution. Mungkin akan lain halnya jika Sri Mulyani di posisi Menko Perekonomian, bukan menteri keuangan. Karena Menko Perekonomian yang kini dipercayakan kepada Airlangga Hartarto akan menyulitkan sinergi dan koordinasi dengan menteri keuangan," dalihnya.

Menurut Emon Sulaeman, sejauh ini ekspektasi dan kepercayaan pasar masih tinggi terhadap menteri-menteri yang akan menangani sektor ekonomi di Kabinet Indonesia Maju.

Seperti diketahui tim ekonomi akan terjun langsung dalam target pemenuhan prioritas kerja Joko Widodo - Ma’ruf Amin yang kelima yakni transformasi ekonomi, dikomandoi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, jajaran garda terdepan terdapat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menteri ESDM Arifin Tasrief, menteri perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menteri perdagangan Agus Suparmanto dan menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Selanjutnya menteri kehutanan dan lingkungan hidup, Siti Nurbaya Bakar, menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, menteri kelautan dan perikanan Edhy Prabowo, menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat Basuki Hadimuljono serta menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Wishnutama.

Kemudian menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro, menteri koperasi dan UKM, Teten Masduki, menteri perencanaan pembangunan nasional/kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dan menteri BUMN, Erick Thohir. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00