• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Ketika Cinta Segitiga Harus Berujung Maut

22 October
19:32 2019
0 Votes (0)

KBRN Banjarmasin : Diduga karena cinta segitiga, nyawa seorang pria melayang di Sungai Tabuk, Banjar, Selasa (22/10/2019),  Suriadi (45) harus tewas disambar parang oleh YS, suami baru mantan istrinya yang bernawa Wati.

Sebelum terjadinya pembunuhan, Suriadi datang mengamuk ke rumah Wati, didalam rumah sudah menunggu YS dengan sebilah parang, pergumulan antara pelaku dan korban pun terjadi di kediaman Wati, kawasan Kompleks Antasari Perdana, Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Banjar.

“Sebelumnya, keduanya memang sering terlibat perkelahian,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu M. Rizky Fernandez.
 
Perkelahian diduga lantaran masih ada benih-benih cinta antara korban dengan sang mantan yang sudah menikah lagi, korban diduga gelap mata dan menyerang rumah mantan istrinya itu.

Korban lalu datang dengan membawa sebilah pisau dan mencoba mendobrak pintu rumah sang mantan, namun gagal, ia pun mencoba mendobrak lagi pintu lainnya hingga akhirnya berhasil.

Pintu rumah samping Wati ditendangnya sampai hancur. Saat tengah mendobrak salah satu pilar pintu, sabetan parang dari arah dalam oleh YS langsung menyambar kaki pelaku.

Tak cuma itu, pelaku membuka pintu dan menebaskan parang ke arah tangan kiri korban hingga nyaris putus, korban yang terluka kemudian kabur meninggalkan lokasi dengan kondisi berlumuran darah, sementara YS hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Di tengah jalan korban ditolong oleh kenalannya yang bernama Suryani dan rencananya akan diantarkan pulang ke kawasan Gudang Hirang dengan dibonceng sepeda motor.

Belum lagi sampai rumah, korban terjatuh di jalan dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ulin Kota Banjarmasin dengan menggunakan ambulans PMK setempat.

“Dari lokasi kita mengamankan barang bukti parang milik pelaku dan pisau milik korban,” ujar Kasat.

Saat ini di lokasi kejadian, suasana sudah kondusif dan berjalan seperti biasa. Polisi juga sudah melakukan olah TKP. Sementara itu, bercak darah juga masih terlihat di lokasi kejadian.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00