• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Satres Narkoba Polres Baubau Tangkap IRT Pemakai Sabu Aktif

22 October
15:16 2019
0 Votes (0)

KBRN, Baubau : Seorang ibu rumah tangga, berinisial T binti T (42), warga Kelurahan Batulo, Kecamatan Wolio Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa diamankan Sat Res Narkoba Polres Baubau karena memiliki narkoba jenis sabu. 

Kasubag Humas Polres Baubau Iptu Suleman menyebutkan pengungkapan kasus ini terjadi pada Jumat (18/10/2019) sekitar jam 12.00 Wita bertempat di Kelurahan Batulo Kecamatan Wolio Baubau.

“Pengungkapan kasus ini berawal informasi dari masyarakat, bahwa  pelaku sedang menyimpan, menguasai dan memiliki narkotika sabu. Yang kemudian atas informasi tersebut langsung dilakukan pemantauan di sekitar rumah pelaku, dan pada jam 13.30 Wita kemudian dilakukan pemeriksaan dan interogasi terhadap pelaku,” jelas Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Suleman, Selasa (22/10/2019).

Kemudain dari pemeriksaan itu lanjut Suleman, pelaku mengaku menyimpan 2 paket sabu yang disembunyikan di samping rumahnya yang diselipkan pada tumpukan batu. 

Saat itu pelaku langsung diamankan bersama barang bukti dan dibawa di Polres untuk proses hukum lebih lanjut.

“Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku dua paket sabu seberat 1,55 gram bersama pembungkusnya, satu lembar kantong plastik warna merah, dan satu buah HP warna merah hitam,” bebernya.

Semetara itu Kanit 1 Reserse Narkoba, Polres Baubau Aipda Haeruddin mengatakan berdasarkan pengakuan pelaku, barang haram tersebut merupakan milik mantan suaminya yang kini mendekam di Lapas Baubau karena tersandung kasus narkoba. 

“Sesuai keterangan yang bersangkutan sabu tersebut untuk dipakai sendiri yang dikirimkan dari temannya di Kendari,” kata Haeruddin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan disangkakan pasal 114 Ayat (1) dan atau pasal 112 Ayat (1) sub pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00