• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Miliki 0,20 Gram Sabu, Buruh Pelabuhan Baubau Diamankan Polisi

22 October
12:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Baubau : Satuan Reserse Narkoba Polres Baubau berhasil menangkap SS bin AM, pria (40), seorang buruh di pelabuhan Murhum Kota Baubau karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu. 

Kasubag Humas Polres Baubau Iptu Suleman mengungkapkan adapun kronologis kejadian pengungkapan berawal saat anggota Sat Res Narkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang membawa menguasai serta memiliki narkotika.

"Atas informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pemantauan di sekitar tempat tinggal pelaku pada hari Jumat tanggal 18 Oktober 2019 sekitar jam 10 WITA bertempat di kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Baubau. Sekitar pukul 11.30 WITA ditemukan pelaku SS keluar dari lorong pemadam dan langsung dilakukan pemeriksaan," ungkap Suleman, Selasa (22/10/2019). 

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 2 paket sabu di kantong depan celana bagian kanan, sehingga pelaku dan barang bukti di bawa langsung ke Polres Baubau untuk dilakukan proses proses hukum selanjutnya.

Sementara itu, Kanit 1 Satres Narkoba, Mapolres Baubau AIPDA Haeruddin mengaku berdasarkan pengakuan pelaku, pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh pelabuhan itu merupakan pemakai aktif selama bertahun-tahun. Dan saat pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya.

"Dari pengakuan pelaku, barang haram tersebut di dapatnya dari temannya yang dikirimkan melalui jalur kapal laut,"tandasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku yaitu 2 paket narkotika sabu sebesar seberat 0,20 gram bersama pembungkusnya dan 2 potong pipet warna oranye, dan 1 buah HP Samsung lipat warna putih.


"Pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 sub pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00