• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

4 Jam Pasca Pelantikan, Ma'ruf Amin Langsung "Ngantor" di Istana Wapres

21 October
01:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Rakyat Indonesia bersuka ria menyambut resminya kepemimpinan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019 - 2024, yang ditandai dengan pelantikan keduanya oleh Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Minggu (20/10/2019).

Kepemimpinan presiden Joko Widodo dalam "Kabinet Kerja" jilid II, kali ini dilakukan bersama Ma'ruf Amin sebagai wapres. Setelah pada Kabinet Indonesia Kerja"jilid I presiden Joko Widodo didampingi oleh wapres Jusuf Kalla. 

Namun, ada hal unik yang terjadi tidak kurang dari empat jam setelah pelantikannya, semangat wapres Ma'ruf Amin berkontribusi dalam membangun negeri rupanya tidak perlu diragukan. Ya, wapres Ma'ruf Amin menerima langsung "courtesy call" dari tiga wakil presiden negara sahabat. Diantaranya, wapres RRT, Viet Nam dan Myanmar. Mengenakan setelan jas bewarna biru tua, wapres Ma'ruf tampak ramah menerima kunjungan ketiganya. 

Ma'ruf mengatakan, pertemuan bersama ketiga wapres itu, memfokuskan pada harapan untuk meningkatkan hubungan kerjasama bersama dengan Indonesia. 

"Yang paling penting adalah meningkatkan kerjasama dan persahabatan. Baik dibidang pendidikan, pengembangan SDM, maupun juga dalam investasi. Karena, itu kunjungan mereka ini sangat penting terutama juga untuk memperkuat di negara-negara Asean," ungkap Ma'ruf Amin ketika memberikan keterangan kepada para wartawan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (20/10/2019) malam. 

Lebih lanjut Ma'ruf menambahkan, secara khusus pemerintah RI berkeinginan untuk meningkatkan hubungan bersama Tiongkok bagi pendidikan vokasi atau kejuruan, yang dinilai sejalan dengan visi misi pemerintahan kali ini yaitu memfokuskan pada pengembangan SDM. 

"Dengan Tiongkok saya kira kita tinggal memperbesar dan memperkuat kerjasamanya, juga dalam bidang pemberdayaan manusia, pendidikan formal maupun pendidikan vokasi. Yang memang seperti yang pak Jokowi sampaikan dalam pelantikannya yaitu kita akan terus memperbesar investasi, kemudian juga memperkuat ekspor, memprioritaskan pengembangan SDM, sambil meneruskan juga pembangunan infrastruktur," paparnya.

Ketika memberikan keterangan kepada para wartawan, wapres Ma'ruf Amin juga mengungkapkan meski belum familiar dengan tugas barunya itu.

"Ya, belum tahu apa-apa langsung menerima tamu. Saya akan dibantu oleh beliau dan banyak yang lain-lain," ujar Ma'ruf.

Namun dirinya berkomitmen untuk menjalankan berbagai hal yang telah disampaikan oleh wapres RI ke - 12, Jusuf Kalla, terkait sejumlah hal yang masih menjadi "pekerjaan rumah".

"Misalnya penanggulangan kemiskinan, komunikasi birokrasi, kemiskinan, kesehatan seperti stunting, dan lain-lain," jelasnya.

Saat ditanya kapan menempati rumah dinas wakil presiden, Ma'ruf Amin berujar, akan melakukannya sesegera mungkin.

"Besok (Senin, 21 Oktober 2019), saya harus mewakili pak Jokowi ke Jepang untuk mengikuti penobatan kaisar yang baru. Setelah itu ya (langsung menempati rumah dinas). Ga ada yang istimewa, saya tidak punya hal-hal yang istimewa. Yang ada yang diperlukan ya dibawa," tuturnya.

Pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2019 - 2024, berlangsung pada pukul 15.30 WIB, Minggu, 20 Oktober, turut dihadiri pula oleh sejumlah pemimpin negara dan utusan kepala negara sahabat. Diantaranya, Perdana Menteri Australia, Scott Morrisson, Raja Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, Menteri Transportasi utusan Presiden Amerika Serikat, Elaine L.Chao, serta Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00