• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Poldasu dan Kodam I/BB Siap Amankan Pelantikan Presiden

18 October
19:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) bersama TNI Kodam I/Bukit Barisan (BB) melakukan konsolidasi dalam upaya memaksimalkan pengamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Kapoldasu, Irjen Pol Agus Andrianto dalam kegiatan Panggung Prajurit di Lapangan Benteng, Medan, Jumat (18/10/2019), mengatakan konsolidasi antara personel TNI dan Polri, demi memperkuat sinergitas kedua institusi dalam melakukan pengamanan sebelum dan setelah pelantikan presiden yang dilaksanakan pada, Minggu (20/10/2019).

“Kalau jumlah nanti teknik kepada pak karo dan Asops Kodam. Kita semua akan melakukan kegiatan pengamanan dalam rangka mendukung suksesnya pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu 2019,” ucap Kapolda.

Dikatakan Agus, Polri bersama TNI akan memberikan pengamanan maksimal khususnya di wilayah Sumut, terutama pada hari prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden. Agus berharap kepada masyarakat untuk menyambut dengan gembira proses pelantikan tersebut, dan menghindari perbuatan anarkis yang justru bisa mencoreng tinta buruk bangsa ini. Apalagi sejumlah pejabat luar negeri menghadiri prosesi pelantikan yang berlangsung di gedung DPR RI.

“Intinya kami bersama jajaran TNI di Sumut akan melakukan pengamanan semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan untuk mengamankan jalannya prosesi yang dilaksanakan di jakarta. Kita harus menyambut dengan gembira, karena ini hasil pesta demokrasi tentunya. Sudahlah, ini banyak tamu luar datang ke Indonesia, jangan sampai kita mencorengkan tinta buruk di bangsa ini. Karena banyak pejabat negara lain akan menghadiri prosesi pelantikan ini,” harap Agus.

Maka, demi menguatkan konsolidasi dan sinergitas TNI dan Polri, kegiatan Panggung prajurit sangat baik dalam menjaga kekompakan antar sesama prajurit di kedua instansi tersebut dan jajarannya. “Hari ini kita sudah melaksanakan kegiatan yang sudah lama direncanakan. Kami jajaran kepolisian Polda Sumut, selama ini merasakan betul bagaimana sinergitas dan soliditas yang ditunjukkan dan diberikan jajaran Pangdam I/BB, Danlantamal Belawan, Pangkosek dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kamtibmas di daerah ini sejak mulai Pemilu kepala daerah, dilanjutkan Pemilu,” akui Kapolda.

“Ini panggung prajurit sebagai sarana konsolidasi karena pada hari minggu nanti ada pelantikan presiden dan wakil presiden. Hari ini konsolidasi hampir dihadiri 5 ribu personel TNI dan Polri berkumpul di sini untuk merayakan kebersamaan yang selama ini sudah terjalin. Kalo bisa hubungan itu tidak hanya formal, tapi juga informal. Bahkan tadi saya meminta kalau boleh ada bisa jadi besan gitu kan. Atau anggota TNI menikah dengan anggota Polri. Saya rasa itu semakin mempererat yang sudah terjalin,” tambahnya.

Sementara Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadillah mengapresiasi kegiatan yang dinisiasi sejak lama oleh kedua institusi tersebut. Pangdam berharap melalui kegiatan ini semakin baik jalinan kebersamaan antara TNI polri, dalam rangka menjaga Kamtibmas masyarakat khususnya di wilayah Sumut.

“Ini kegiatan yang diinisiasi oleh kita semua terutama Kapolda semangat sekali. Terutama dengan jajaran TNI, ada dari Kodam, Lantamal, Lanud, Pangkosek. Untuk kiita bersama – sama menjaga kebersamaan yang sudah baik selama ini. Sedikit ada memannfaatkan waktu hiburan lah kira – kira,” ucap pangdam.

Sebagai abdi negara, Fadillah menyadari tugas TNI dan Polri masih terus diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari ancaman apapun. Pihaknya juga selain mengajak seluruh prajurit TNI dan Polri tetap menjunjung kekompakan, namun peran pihak lain seperti pemerintah daerah juga sangat diperlukan.

“Kita sadar tugas kita masih akan terus, tapi di tengah – tengah itu tentu perlu kita jaga soliditas yang sudah terjaga dengan baik, seinergitas yang terjaga dengan baik. Dengan hiburan seperti ini. Makanya namanya panggung prajurit. Artinya semua TNI Polri dana jajaran. Kita juga bersyukur, ternyata tidak hanya TNI dan Polri, tetapi didukung juga oleh pemerintah daerah, diwaliki Wakil walikota, PT KAI, Dinda, Kemenham, dan beberapa masyarakat. Ini mungkin tidak hanya satu kali, mungkin dua atau per tiga bulan,” jelas pangdam.

Jelang pengamanan prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang. TNI siap membantu pengamanan jika dibutuhkan oleh pihak kepolisian. Pangdam berharap masyarakat bisa saling menjaga kondusifitas selama prosesi pelantikan nanti. “Pada prinsipnya kalau pengamanan memang ada di Polda, tapi intinya kita siap membantu untuk pengamanan. Mudah – mudahan Medan Sumatera Utara khususnya aman – aman,” harap Fadillah.

Beberapa objek vital yang menjadi prioritas pengamanan yakni kantor DPRD Sumut/Kota Medan serta Kantor Gubsu. Sementara itu sejumlah 5.000 prajurit TNI dan Polri hadir dalam acara panggung prajurit yang dipusatkan di lapangan benteng Medan. Acara dilaksanakan dengan jalan santai sepanjang 3 km, diteruskan dengan senam bersama, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. (Joko Saputra)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00