• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Pengamat: Sejak Awal Gerindra Beri Sinyal Gabung Koalisi Jokowi

17 October
19:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, semenjak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan Joko Widodo - Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, Partai Gerindra sudah memberikan sinyal untuk bergabung dengan koalisi pemerintahan.

Sebab menurut dia, jika dibandingkan dengan pasca Pilpres 2014 lalu dengan pasca Pilpres 2019, sikap partai berlambang kepala burung Garuda itu berbeda jauh. Yakni tahun 2014 lalu, Gerindra langsung mendeklarasikan diri untuk menjadi oposisi.

"Tapi pasca Pilpres 2019, setelah dinyatakan kalah oleh KPU, Prabowo bukan mendeklarasikan diri untuk menjadi oposisi kembali, tapi malah membubarkan koalisi partai pendukung untuk menentukan politik masing-masing," katanya saat berbincang dengan Radio Republik Indonesia, Kamis (17/10/2019).

Sinyal lain menurut pengamat politik tersebut adalah hingga saat ini, semua politisi Partai Gerindra masih saja mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang "bersayap". Yakni di satu sisi siap menjadi bagian dari pemerintah ketika dibutuhkan, tapi pada saat yang bersamaan Gerindra juga siap menjadi oposisi.

"Karena memang tentu angin surga untuk menjadi bagian dari Jokowi sekarang belum terang-terang amat. Padahalkan komunikasi dan konsolidasi sudah mulai dibangun dimana-mana. Sudah ketemu pemimpin Parpol (koalisi Jokowi), sering ketemu Presiden Jokowi," jelasnya.

"Tapi sepertinya memang masih belum ada lampu hijau yang bisa dipastikan bahwa Partai Gerindra ini dapat garansi untuk bisa menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi ke depannya," pungkasnya.

Perlu diketahui, pada Pilpres 2019 lalu, Partai Gerindra bersama Koalisi Indonesia Adil Makmur mengusung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno untuk menantang pasangan Joko Widodo - Maruf Amin yang diusung oleh koalisi Indonesia Kerja (KIK). Namun setelah melewati berbagai proses panjang, pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno ukalah dengan pasangan Joko Widodo - Maruf.

Uniknya, beberapa waktu yang lalu Prabowo Subianto telah menemui beberapa tokoh dari kubu pemerintah. Diantaranya Joko Widodo sendiri, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Masing-masing dari pertemuan itu juga membicarakan tentang kemungkinan Gerindra berkoalisi. Namun belum ada keputusan pasti terkait itu. Prabowo hanya memastikan kalau partainya siap bergabung dengan koalisi pemerintah jika diperlukan, namun di satu sisi juga siap untuk berada di luar pemerintahan. Kalaupun nanti tidak bergabung dengan koalisi pemerintahan, partainya tetap akan mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf. (Foto: Antara/ Akbar Nugroho Gumay)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00