• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Sebut OTT Kaltim Terkait Dugaan Proyek Pembangunan Jalan di Kementrian PUPR

16 October
00:04 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malam ini kembali mengelar kegiatan penindakan di lapangan atau Operasi Tangkap Tangan (OTT). Menurut informasi yang diterima wartawan, OTT kali ini digelar di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). 

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta menjelaskan salah satu pihak yang terjaring OTT adalah Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII, Refly Ruddy Tangkere.

Menurut Febri, OTT KPK di Kaltim diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap sebesar Rp 1,5 miliar.

“Pihak pemberi diduga telah mentransfer uang secara periodik ke rekening miliknya, kemudian ATM tersebut diduga diberikan kepada terduga pihak penerima suap” kata Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (15/10/2019) malam. 

Febri menjelaskan bahwa uang yang diberikan melalui ATM itu diduga digunakan penerima sampai dengan saat ini diduga sudah diterima yang bersangkutan diduga sekitar Rp 1,5 miliar.

“Diduga pemberian suap itu terkait dengan paket pekerjaan proyek pembangunan jalan multiyears," kata Febri Diansyah kepada wartawan.

Febri menjelaskan bahwa secara keseluruhan nilai paket proyek tersebut bernilai Rp 155 miliar. Menurut Febri, proyek pembangunan jalan tersebut diduga merupakan bagian dari proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. 

"Nilai proyek secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 155 miliar, diduga proyek ini merupakan bagian dari proyek pafa Kementerian PUPR,” pungkas Febri Diansyah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00