• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Tersangka Carsa Suap Bupati Indramayu Supendi Supaya Dapat Proyek Pembangunan Jalan

15 October
23:20 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malam ini telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Salah satunya adalah Supendi (SP), Bupati Indramayu (Jawa Barat) dsebagai tersangka perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan saat menggelar acara junpa pers di Gedung KPK Jakarta menjelaskan bahwa kasus dugaan suap tersebut diduga terkait proyek pada Dinas PeKerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.

Menurut Basaria, tersangka Supendi diduga telah menerima sejunlah uang suap sebesar Rp 200 juta.

"Bupati SP (Supendi) diduga menerima total Rp 200 juta," kata Basaria Pandjaitan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (15/10/2019) malam. 

Basaria menjelaskan bahwa uang yang diterima Supendi itu diduga merupakan pemberian Carsa AS (CAS), seorang pihak swasta atau pengusaha yang mengerjakan proyek di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu.

Basaria menambahkan, penyidik KPK juga menetapkan sejunlah pihak lainnya sebagai tersangka, diantaranya Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah (OMS) dan Kepala Bdang Jalan Dinas PUPR Wempy Triyono (WT).

“Tersangka OMS (Omarsyah)  diduga menerima total Rp 350 juta. Sedangkan WT diduga menerima Rp 560 juta selama 5 kali pada Agustus dan Oktober 2019” kata Basaria kepada wartawan. 

Menurut Basaria, uang yang diterima OMS dan WT tersebut diduga juga diperuntukkan untuk kepentingan pribadi Bupati Supendi. Diantaranya untuk pengurusan pengamanan proyek dan kepentingannya sendiri. 

Penyidik KPK meyakini bahwa pemberian yang dilakukan CAS kepada Bupati Indramayu dan pejabat Dinas PUPR tersebut diduga merupakan bagian daricommitment fee” yang jumlahnya diperkirakan mencapai 5 hingga 7 persen. 

KPk menduga bahwa tersangka Carsa AS (CAS) telah mendapatkan 7 proyek pekerjaan di Dinas PUPR dengan nilai proyek Rp 15 miliar.

“Ketujuh proyek pembangunan jalan dikerjakan CV Agung Resik Pratama dan juga pinjam bendera ke perusahaan lain,” pungkas Basaria Pandjaitan. 

Sejumlah proyek yang didapatkan tersangka CAS diantaranya adalah proyek pembangunan Jalan Rancajawad, pembangunan Jalan Gadel, pembangunan Jalan Rancasari, pembangunan Jalan Pule, pembangunan Jalan Bondan hingga Kedungdongkal, dan pembangunan Jalan Sukra Wetan hingga Cilandak di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00