• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Hari Penglihatan Sedunia, Palembang-Jambi Terancam Iritasi Mata

15 October
16:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Indonesia saat ini dalam suasana memperingati Hari Penglihatan Sedunia, yang salah satunya berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/10/2019).

Peringatan Hari Penglihatan Sedunia sudah dilakukan warga dunia termasuk Indonesia sejak 1999 silam, dimana setiap momen peringatan ditandai aksi pemeriksaan mata serta pengobatan bagi masyarakat. Untuk 2019, Hari Penglihatan Sedunia mengusung tema 'Vision First'.

Warga Kota Bandung memanfaatkan momen ini dengan berduyun-duyun memeriksakan kesehatan mata masing-masing ke petugas kesehatan yang ditempatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) setempat di area Gedung Sate.

Bahkan ada pula pengunjung yang memang sedang mengalami masalah pada mata, kemudian datang untuk mendapatkan pengobatan dari petugas kesehatan.

Pada bagian wilayah lain, dalam suasana Hari Penglihatan Sedunia 2019, masyarakat justru terjebak dalam gangguan jarak pandang mata akibat kabut asap pekat sebagai dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) beberapa bulan belakangan ini. Bahkan bukan jarak pandang manusia saja yang terhalang kabut, akan tetapi ancaman serius datang dari potensi penyakit gangguan saluran pernafasan akut atau ISPA.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Sumatera Selatan menyebabkan Kota Palembang diselimuti kabut asap yang membahayakan warga saat beraktivitas di jalan raya, serta kesehatan pernafasan sekaligus.

Sejumlah pengendara yang melintas di atas Jembatan Ampera Kota Palembang, nampak memacu kendaraannya masing-masing dengan sangat hati-hati akibat penglihatan mereka menjadi terbatas karena pekatnya kabut asap, Selasa (15/10/2019).

Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini nantinya dapat berujung pada iritasi bagian mata tertentu.

Keadaan yang sama juga nampak di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Warga mengendarai kendaraan mereka dengan hati-hati sambil menjaga jarak kendaraan.

Sementara itu, beberapa nelayan hari ini terus beraktivitas menyusuri Sungai Batanghari untuk mencari ikan dalam keadaan berselimut kabut asap Karhutla yang sangat pekat. Untuk diketahui, sejumlah daerah di Provinsi Jambi masih diselimuti kabut asap sehingga membahayakan kesehatan mata dan pernafasan masyarakat setempat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00