• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Koalisi Jokowi-Ma'ruf Semakin Gemuk, Ini Kata JK

15 October
14:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Partai Koalisi Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 disinyalir akan semakin kuat dengan adanya kemungkinan kehadiran partai Demokrat, Gerindra, dan PAN.

Namun, kondisi ini hanya disoroti singkat oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK mengaku tidak terlibat dalam pembahasan mengenai koalisi.

"Kalau soal koalisi saya tidak tahu, saya juga tidak tentu terlibat lagi. Karena tentu urusan Presiden dan Wakil Presiden membangun suatu koalisi yg cocok untuk lima tahun ke depan dan persatuan nasional," kata Wapres JK kepada wartawan di Depok, Jawa Barat, Selasa (15/10/2019).

JK yang dalam hitungan hari akan berpisah dengan Jokowi, hanya berpesan bahwa suatu pemerintahan harus ada penyeimbang dan oposisi harus ada, walaupun kecil.

"Suatu pemerintah efektif harus ada check and balance. Jadi bagaimanapun walaupun kecil tetap ada check and balance," lanjut JK dalam keterangannya kepada Radio Republik Indonesia (RRI).

Terkait sinyal bergabungnya partai-partai eks rival ke koalisi Jokowi-Ma'ruf, JK menyinggung masih ada PKS menjadi oposisi. 

"Tunggu aja deh. Saya tidak ingin memberikan komentar banyak soal koalisi soalnya saya tidak dalam arus itu," ujar JK.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan telah melakukan kunjungan ke Jokowi di Istana Merdeka. Walaupun, belum ada kepastian apakah partai-partai ini Gerindra, Demokrat, dan PAN akan resmi bergabung dengan koalisi pemerintahan atau tidak.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00