• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Berada di Gunung Api Aktif, Pemkab Akan Bangun Jalur Evakuasi di Landmark "Pandeglang"

15 October
00:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pandeglang : Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan membangun jalur evakuasi disekitar landmark atau tetenger "Pandeglang", yang bakal berdiri di Gunung Karang, tepatnya di Kampung Baru, Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari.

Pasalnya, tetenger yang akan menjadi ikon baru Pandeglang itu, berdiri di atas gunung api yang tergolong aktif.

Baca juga: Pandeglang Akan Miliki Landmark Senilai Rp3,8 Miliar di Gunung Karang

Dikutip dari Wikipedia, Gunung Karang memiliki tinggi 1,778 mdpl. Tidak ada sejarah letusan yang bisa ditemukan, namun data arkeologis memasukkan gunung ini ke dalam kelompok gunung stratovolcano yang memiliki potensi meletus.

"Untuk ke depan kami juga akan menyiapkan jalur evakuasi," kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita usai kegiatan peletakan batu pertama pembangunan landmark "Pandeglang", Senin (14/10/2019).

Meski tetenger "Pandeglang" terletak di atas gunung api aktif, namun Irna menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Soalnya, Pandeglang memang berada di wilayah cincin api yang memiliki banyak potensi bencana. 

Baca juga: Landmark "Pandeglang" di Gunung Karang Korbankan 3,000 Meter Lahan Perhutani

Lagipula pemerintah juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberi informasi terkini dari status gunung tertinggi di Banten itu.

"Kita memang tinggal di daerah cincin api, tidak mungkin juga kita langsung takut atau trauma dan sebagainya. Sambil nanti kita juga siaga pada diri, lingkungan dan berkolaborasi terus dengan BMKG," jelas Irna.

"Maka kami juga berharap koordinasi terus dengan kondisi real time tentu ada dari vulkanologi atau geologi maupun BMKG untuk bisa memberi informasi. Sejauh itu belum terjadi, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, why not?" sambungnya.

Tetenger itu akan dibangun di atas lahan milik Perhutani seluas 3,000 meter persegi dengan tinggi 20 meter. Nantinya, tetenger hasil bantuan dari BRI senilai Rp3,8 miliar itu akan tertulis frasa "PANDEGLANG" yang dapat terlihat dari beberapa penjuru di Provinsi Banten.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00